1466 Battle For Humanity

Jika kita perhatikan saat ini, banyak sekali kejadian di masyarakat yang dapat kita kaitan dengan issue-issue kemanusiaan. Perbedaan seringkali menjadi semacam momok yang mengerikan karena banyak anggota masyarakat yang salah kaprah, merasa terancam dan takut karena ketidakmengertian serta pemanfaatan situasi semacam ini untuk kepentingan pribadi. Situasi yang terjadi dampaknya sangat luas. Kurangnya pendidikan serta kebodohan seringkali dimanfatkan untuk hal-hal yang destruktif demi insentif sesaat yang diberikan oleh kelompok masyarakat lain yang oportunistis, dan lain sebagainya. Bagi saya ini sangat memprihatinkan.
Kebencian karena perbedaan sangat jelas mengotak-kotakkan manusia saat ini. Sebagian sangat sibuk untuk "mempertahankan diri" dan sebagian lain menyerang demi tujuan-tujuan tertentu, demi dalih-dalih serta alasan tertentu. Yang jelas kemudian lupa pada nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri. Ketidakadilan dapat dilihat dimana-mana, kekacauan terjadi di berbagai tempat, ignorance dapat kita jumpai di hampir setiap tempat dan ini terjadi di berbagai permukaan bumi.
Di Amerika misalnya, kita bisa perhatikan bahwa masyarakat sibuk menjadi republikan atau demokrat dan banyak diantara mereka lupa menjadi umat manusia yang penuh welas asih dan saling merangkul dalam suasaa damai. Lihat saja di media sosial atau berita-berita. Baca saja komentar masyarakat ketika mereka bereaksi atas suatu peristiwa. Pemimpinnya sendiri tidak kalah culasnya, begitu ada kejadian tertentu tanpa ba bi bu langsung menuduh kelompok oposisi, misalnya. Terbukti kemudian bahwa tuduhannya salah lalu dia abaikan begitu saja seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa. Lalu bagaimana dengan anggota masyarakat. Ada yang seperti bebek mengikuti pemimpinnya ke mana-mana, ada yang ignoran, acuh tak acuh karena mungkin sudah lelah atau bahkan merasa tidak berhubungan dengan kepentingan mereka, ada yang berusaha menyuarakan pendapatnya, ada yang hanya diam saja sebab takut akan risiko jika mengeluarkan pendapat. Lihat saja banyak anggota masyarakat yang dipecat dari pekerjaannya karena berkata sesuatu di sosial media. Lalu mereka yang mengagung-agungkan kebebasan berpendapat ternyata pada akhirnya hanya slogan semata.
Di Tanah air juga banyak kejadian miris. Saya lelah membaca berita karena sarat dengan hal-hal negatif. Lalu saya dihadapkan pada berbagai pilihan. Mau ikut bersimpati dan berempati? Diam saja seperti kelompok ignoran? Berpihak seperti kelompok-kelompok bebek yang mengikuti saja apa kata pemimpinnya? Bersikap kritis? atau harus bagaimana?
Manusia sedang bergumul dan ditantang untuk tetap dapat menjadi mahluk yang compassion, penuh kasih sayang, memperhatikan dan menolong satu sama lain, atau jika ada ketidakbaikkan di masyarakat kita sebagai manusia memiliki tanggung jawab melakukan aksi yang etis terhadap berbagai kekerasan dan opresi. Tapi apakah kita sudah berusaha ke sana? Saya sebagai manusia dan juga anggota masyarakat mulai mengalami berbagai konflik dalam diri melihat ketidak-adilan, konflik eksternal dan sistem yang terkorupsi yang mengancam kesejahteraan dan human dignity. Lalu bisa apa sekarang? Itu pertanyaan besarnya.
Apakah berbuat baik bagi orang-orang di sekitar kita sdah cukup? Memperlakukan orang-orang yang membutuhkan dengan welas asih apakah akan berdampak sesuatu? Bisa saja! Apalagi jika masing-masing individu yang melakukan hal-hal sederhana ini melakukan pay it forward. Dari hal-hal sederhana bisa berdampak besar. Jaman sekarang orang mudah sekali termakan pesan berantai dan hoax misalnya, lalu kenapa tidak dimanfaatkan untuk kebaikan yang sederhana? Masakan serendah itukah kualitas kemnusiaan dari manusia sehingga hanya yang negatif saja yang mudah tersebar luas?
Foto credit: citynews.com.pk
Komentar (1)
Sepakat Joe. Prihatin dan sekaligus bingung... Kemarin di Semi Palar kami juga berhadapan dengan hal yang sama. Ikutan demo? Atau ngapain? Tapi akhirnya kami mencoba dengan berbagai enerji dan harapan baik bagi Indonesia, anak-anak, orangtua dan kakak-kakak... Kami yakin enerji ini pasti berdampak...
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1500 The right Thing To Do
"They didn’t do it for recognition. They did it because it was the right thing to do." Lewat tengah malam pada tanggal 24 April 2018, kantor polisi di Michigan State mendapat panggilan telepon yang membuat jantung Letnan Mike Shaw hampir copot. Ada seorang pria yang berdiri di pinggir jembatan peny…
joefelus42
AES 1379 Lebih Banyak Kesamaanya
Akhir-akhir ini saya lebih banyak diam, lebih banyak melihat dan berpikir daripada mengungkapkan apa yang ada di benak saya atau menulis. Saya tidak tahu apa yang akan ditulis sebab merasa bahwa terlalu banyak hal-hal yang negatif yang beredar di sekeliling kita daripada yang positif. Saya memutusk…
joefelus10
AES 923 Ga Suka
Hari ini sepertinya pikiran saya mirip dengan kak Andy yang sedang ngobrol soal politik. Nah ini adalah topik yang hampir 90 persen saya jauhi karena berbagai alasan. Alasan yang utama adalah karena ketika ngobrol soal politik apa lagi jika mengamati aktor dan pendukungnya, yang saya rasakan justru…
joefelus22