AE S10 Perjalanan

AE S17 Menari Dengan Bayangan

Zacky Hudayapenulis arsip2

Merupakan proyek solo Baskara Putra sebgai  vokalis Feast yang juga seorang produser musik dari Sun Eater. Sosok Baskara yang memang mahir dalam menulis lagu Feast dan menjadikan musik sebagai alat menyampaikan pesan dari kehidupan sosial-politik yang relevan di kalangan milenial. Kemampuan mengolah musik, dipadukan dengan sensibilitas menangkap isu-isu terkini, menjadi kekuatan Baskara dalam membentuk ciri khas band Feast. Di balik kesibukannya bermusik bareng Feast, Baskara juga berhasil merilis album Hindia bertajuk Menari Dengan Bayangan pada November lalu. Dengan album barunya, ia diketahui membutuhkan ruang untuk mengimprovisasi serta membongkar seluruh isi kepalanya. Banyak dalam lirik atau bahasa yang bisa menampung segala refleksinya atas kehidupan tanpa ada dinding tradisi di masa lalu. Berbeda dengan Feast, Hindia tercipta dari referensi pribadi yang secara kemasan terbilang mapan.

   Total terdapat 15 lagu dalam album Menari Dengan Bayangan dan salah satunya lagu yang berjudul Evaluasi. "Evaluasi" dirilis pada Maret 2019. Dalam lagu ini, kita diajak untuk selalu mengevaluasi soal kehidupan. Liriknya bikin kita sadar bahwa masalah dan rintangan hidup yang berat ini pasti bisa bisa kita lewati, karena kesulitan pasti akan selalu ada dan kita gak sendirian dalam menjalaninya. Dalam lirik Evaluasi terdapat lirik yang dikatakan bahwa Masalah yang mengeruh, perasaan yang rapuh, ini belum separuhnya, biasa saja, kamu tak apa. Karena selama kita masih bernafas dan hidup, masalah memang menjadi sahabat kita sehari-hari dan seringkali masalah datang di waktu yang tidak tepat, bahkan datangnya rombongan. Misalnya, ketika kita salah merespon sebagai upaya menyelesaikan satu masalah, ternyata itu membuat masalah lain muncul, lalu kita semakin cemas-ketakutan dan kembali mengambil respon lain yang kurang tepat, dan akhirnya itu menambah datangnya masalah baru lagi.

 

Benar-benar sangat mengeruh, kita menjadi mudah terbawa perasaan (baper) lalu menjadi semakin rapuh. Kalau sudah begini kita sendiri yang harus bangkit, menenangkan diri, mulai berpikir jernih dan mengambil respon yang benar. Ya, seperti kata lagu ini, kamu tidak kenapa-kenapa kok, biasa aja, lanjutkan kehidupanmu dalam kesehariannya. Mulailah berlaku sebagaimana usia telah membawamu sejauh ini, ini belum separuhnya dari perjalanan hidupmu, yuk bisa yuk.

 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AE S10 Perjalanan

AES 151 Pavo Muticus

Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK) adalah kawasan konservasi yang berlokasi di Kec. Cicalengka, Kabupaten Bandung. Pada awalnya kawasan ini memang untuk lokasi berburu satwa liar namun pada akhirnya dikonversikan menjadi area hutan konservasi yang dilindungi. Kareumbi membuat banyaknya program sala…

Zacky Hudaya11
AE S10 Perjalanan

AE S29 Kapan Selesainya

Tidak asing lagi dengan kata PPKM ini, PPKM sendiri adalah singkatan dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Awalnya PPKM sendiri diberlakukan agar mengurangi peningkatan angka kenaikan positif virus corona atau yang biasanya kita sebut Covid-19. Kerap kebanyakan masyrakat kesal karena P…

Zacky Hudaya00
AE S10 Perjalanan

AE S28 Jumat Bersih

Pagi hari yang cerah aku bangun dan bersiap-siap untuk berolahraga. Tepat jam delapan kurang aku bergegas untuk menaiki sepeda walau sedikit terhambat karena kuota dan aplikasi tersebut tidak bisa digunakan dengan baik. Setelah beres berolahraga aku melakukan koordinasi pagi, berdiskusi mengenai pe…

Zacky Hudaya00