AES 002 Pop Up Book "kenapa kita harus menghabiskan makanan kita sendiri?"
Setelah pergantian presiden di tahun ini, sudah banyak sekali program makanan gratis yang dilaksanakan pada beberapa daerah, tujuan adanya program ini adalah untuk mengatasi stunting yang menjadi masalah serius di Indonesia. Namun disisi lain, Indonesia juga telah menghasilkan foodwaste tertinggi yang bersumber dari rumah tangga. Kenapa sih hal ini bisa terjadi? Padahal saat masa kita kecil kebanyakan masyarakat Indonesia kesulitan menghabiskan makanan karena sedang semangat bermain, dengan situasi seperti ini biasanya para ibu mengeluarkan kalimat ajaib supaya anaknya lekas menghabiskan makanannya dengan berujar "Ayo habiskan nasinya! kalau tidak habis nasinya bisa nangis loh" atau "kalau gak habis nanti lama dapet jodohnya" Mungkin dari perkataan tersebut ada beberapa anak yang akan menurut, meski masih banyak juga yang ngeyel tak menghabiskan makanannya, tapi ya itulah anak-anak.
Namun seiring waktu bertumbuh, apakah semua perkataan itu akan membekas di masyarakat dan tercemin dalam perilaku? Maka dari itu, aku ingin membuat sebuah cerita dongeng mengenai seorang anak yang sering tidak menghabiskan makanan yang diberi oleh ibunya, sehingga suatu hari ia mendapatkan konsekuensi dari semesta yang membuatnya sadar untuk menghabiskan makanannya dan selalu bersyukur masih bisa diberi makan oleh orangtuanya. Mungkin dengan cerita dongeng ini bisa menginspirasikan adik-adik kecil untuk memulai menghabiskan makanannya. Dengan bentuknya juga yang seperti pop up book dan interaktif, agar kisah yang akan ku tuangkan bisa membekas pada adik-adik. Lalu seiring mereka bertumbuh, setidaknya mereka sudah tau konsekuensi yang akan mereka hadapi jika tidak menghabiskan makanannya. Sekian dariku terimakasih, dan sampai bertemu lagi nanti saat presentasi hasil akhir karya!!
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES 003 "Dikejar Banyak Tugas"
Hari ini hari yang sangat menguras energiku, karena kami sedang dikejar dengan banyak tugas. Untungnya saat sampai pendopo, kami masih punya waktu 15 menit untuk menyelesaikannya sebelum kegiatan trial di mulai. Setelah 15 menit berlalu akhirnya aku, Akila, Aya, dan Chia pun lega karena tugas kami…
AES 001 Tempat yang sepi, Tersisa Memori
Waktu berjalan dengan cepat, tidak terasa setelah 4 tahun aku akan ada di semester akhir kelas 9 sebelum lulus SMP. Hanya perlu menunggu beberapa bulan dan mimpiku akan terkabul, yaitu masuk SMA. Jika diingat-ingat lagi pada momen saat aku masih kelas 2 SD yang kerjaannya masih centil di depan oran…

AES 013: Hari Ketiga, Tahun Kedua
Angin mendinginkan kota, menyambut hari yang baru. Seperti membidik panah, hari ini kami menetapkan arah tujuan kami di tahun ajaran baru. Bayang-bayang masa depan menjadi peta yang memandu arah. Mungkin hari ini adalah penanaman akar baru yang kelak akan membuahkan hasil. Dan sekarang, kita menant…

