AtomicEssay

AES 0100

Flaviuspenulis arsip2

Atomic Essay Smipa.
Seratus AES bukan lah pencapaian yang mudah, diperlukan usaha luar biasa untuk menuliskan 100 AES.
Tidak sering aku mengeluarkan usaha luar biasa untuk melakukan sesuatu seperti menulis AES.

Melalui AES, aku belajar banyak sekali, mengenal dunia kita dengan lebih baik. Bukan melalui sudut pandang saya saja namun dari berbagai sudut pandang. Dari kisah-kisah yang dituturkan di AES, aku belajar merasakan apa yang dirasakan orang lain, mengasah empati yang sebelumnya mungkin belum sepenuhnya kupahami. AES membuka mataku, bahwa empati tidak hanya untuk orang lain; namun berempati pada diri sendiri pun tak jarangku temui. Sering kali aku kebingungan memahami dan menamai perasaanku sendiri, namun dengan menuliskannya, aku perlahan menemukan peta untuk memahami diriku lebih dalam.

AES bagiku menjadi ruang bagiku untuk kembali masa yang sudah berlalu, tidak jarang aku ditemukan sedang membaca tulisan AES lama dan menemukan kilasan diriku yang dulu. Perasaan nostalgia memang selalu aku nikmati, namun saat membaca kembali tulisan AES lamaku, Sering aku terdorong untuk berinstropeksi. Aku sering bertanya pada diriku, apakah kekurangan yang ada di masa lalu masih melekat hingga kini. Apakah aku sudah cukup berkembang, atau justru masih terjebak dalam kekurangan yang sama? Pertanyaan-pertanyaan itu mengingatkanku bahwa perjalanan ini bukan sekadar tentang berubah, tapi juga tentang menyadari dan memperbaiki diri secara terus-menerus.

Kini, aku sudah menembus tulisan AES ke-100, rasanya luar biasa, aku bangga dengan diriku sendiri. AES telahmenjadi saksi bagaimana aku berkembang, mendorongku menjadi pribadi yang lebih baik. Melalui AES, pandanganku terbuka lebih luas. Aku belajar memahami tujuan utama aku dilahirkan di dunia ini, aku paham akan masalah yang aku hadapi, yang kami hadapi. Lebih dari itu, aku juga mulai memahami solusi-solusi yang ada dan cara merancangnya, aku berani melakukan langkah nyata melakukan aksi untuk membuat dunia kita menjadi tempat lebih baik.

Terimakasih AES, aku berhutang budi padamu.

: Aria AI

Komentar (5)

joefelus

Selamat ya Flavi!

Flavius

Terimakasih om

Andy Sutioso

Wow sudah menembus angka 100 ya. Selamat Flavi. Lebih terasa ya manfaatnya. Semoga terus konsisten ya. TIdak banyak orang yang bisa mendapatkan pencapaian ini. Keren!

Andy Sutioso

Oh iya ditambah ilustrasi dong untuk esai yang spesial ini...

Flavius

Bener ka, memang semakin banyak AES manfaatnya juga bertambah dengan eksponensial haha. Terimakasih kak.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 0054 Dumb

Some of you may notice, I mostly write my AES at night. As it's easier for me to think more straightforwardly during the night. However, writing at night comes with its own set of challenges and benefits. On one hand, the quiet and solitude of the night can help focus my thoughts, leading to faster…

Flavius30
AtomicEssay

AES 0037 Malah nulis AES

Mestinya sekarang aku tidur. Tapi aku belum tidur dan memaksa diri yang sudah setengah ngantuk untuk menulis AES. Entah kenapa tapi akhir-akhir ini kalau dilihat sepertinya aku lagi semangat banget nulis AES yang semoga tahan lama ya. Aku telah menemukan rasa 'seru' dan rasa rewarding saat dan sete…

Flavius31
AtomicEssay

AES867 Pecah yang Membawa Bahagia

Sudah dua hari ini saya tersenyum-senyum sendiri, saat membaca esai-esai warga Smipa di Ririungan. Eh maksudnya bukan senyum-senyum ga ada penyebabnya ya. Ada banget. Saya bahagia melihat postingan rekan-rekan yang menuliskan esai pertamanya di ruang penulisan ini. Entah sudah berapa ratus warga Sm…

Andy Sutioso30