AES 014 Jeda
<spasi>
bukan koma, karena tak mau dilanjutkan.
bukan titik, karena tak mampu diakhiri
Saat karya sudah jadi, realita tak diperlukan lagi.
Itu telah abadi, dari perspektif dalam persepsi.
Dari gambar di atas, terjemahannya bisa jadi
Dengan menyadari ketidak tahuan, kita pastilah mengetahui dan kita akan mengetahui.
<spasi>
Semacam jeda napas setelah melihat keadaan.
Untuk kemudian meneruskan mendengar kenyataan.
Belum berbunyi peluit tanda usai pertandingan.
Masih berlangsung semua penemuan pertemuan.
Kita pasti akan mengetahui pada waktu yang paling tepat nantinya, juga tadinya.
Aktif melanjutkan lagi dengan adanya apa, bisa jadi ini esensi dari menerima apa adanya.
<spasi>
Jeda iklan di tengah siaran ulang pertandingan basket semalam.
Bilang, berkedip lah untuk melihat lagi hal yang sama lagi pengulangan yang demikian lagi dengan mengerti lagi.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

