AtomicEssay

AES #02 Makanan + Kopi Dangdut

joefeluspenulis arsip3

Kali ini obrolan santai saja ya,

Bertiga dengan Kano dan ibunya, kami duduk menikmati makanan Mexico di kedai makan yang namanya Taco Stop. Dulunya ini adalah food truck yang kemudian saking larisnya maka mereka mampu membuat restoran. Nah sedang asyik-asyiknya menikmati carnitas nacho, dan segelas agave margarita, tiba-tiba aku tersentak karena mendengar lagu yang pernah populer di Indonesia, hanya saja dimainkan dengan band mariachi ala Mexico. Aku taruh jari telunjuk dibibir memberikan tanda ke ibunya Kano, serentak dia tertawa," Kopi Dangdut!!!" Lah kok lagu ini bisa dimainkan oleh mariachi? siapa yang nyontek? orang Mexico atau orang Indonesia nya?  well, who knows?  Beberapa bulan lalu kasus serupa terjadi, di restoran Vietnam ada lagu yang diputar dengan bahasa Vietnam tapi lagunya Madu dan Racun!!! Hahahaha....

Keuntungan tinggal di rantau, terutama negara yang penduduknya sangat heterogen seperti di US sini adalah kita bisa belajar budaya dan kebiasaan banyak orang dengan latar belakang dan asal negara berbeda yang buanyak sekali. Yang paling asyik adalah belajar menikmati makanan dari berbagai negara!!! Yang banyak belajar ya si Kano!

Kano dulu perbendaharaan makanannya tidak banyak, awal-awal pindah di sini dia selalu minta, "Dad, can you make fried chicken like tante Nanan usually makes for me, please?" hahaha.... Maklum dulu di Smipa hobby banget makan ayam goreng tepung dan tumis sayuran dari kantin tante Nanan. Mau tahu sekarang? Pulang dari toko komputer tadi sore dia minta makanan Mexico. Dia pesan Chilaquiles dengan pastor, salsa roja  dan queso freco! Nah ini mirip nachos yaitu sebenarnya tortilla chips yang diberi toping daging dipotong kecil-kecil yang sudah dimarinasi lalu ditaburi dengan salsa, cilantro, sour cream dan keju. Di lain hari dia minta kalbi Korea tapi dimakan gaya Hawaii yaitu dengan nasi dan macaroni salad, sesudah itu minta poke Bowl,  nah poke bowl itu nasi sushi dengan toping potongan ikan tuna segar, mentah, yang dicampur mayo dan saos sriracha, potongan timun, alpukat, salad rumput laut, crab meat salad, lalu diberi spicy mayo dan unagi sauce. Sesekali dia juga minta diajak ke tempat yang menyajikan makanan ala daerah selatan (Southern, Cajun) seperti yang di New Orleans, anak ini penggemar beignets, sambil makan aku selalu menjejalkan sesuatu yang baru sebagai bentuk "pembelajaran", nah kali itu aku masukan daging buaya yang digoreng seperti popcorn chicken, rasanya ya seperti daging ayam. Kano juga suka makanan mediterania seperti pita bread atau wrap yang diisi dengan seasoned rice (biasanya safron rice, jadi warnanya kuning) chicken shawarma, dengan hummus, greek salad dan sebagainya! Jangan salah, anak ini sekarang sudah jadi penggemar ribeye steak yang dimasak medium rare!!! jadi  kadang-kadang masih berdarah-darah! Bayangkan, dari hanya ayam goreng tepung atau nuggets jadi seperti ini, tapi ada SATU, ya cuma SATU yang dia selalu kangen: Air jeruk-nya Ibu Sum! hahahaha... seriusan loh! tanya aja sendiri ke dia! hahahahaha...

Nah mengamati proses pembelajaran "budaya" kano hehehe, sekarang bapaknya harus rajin koleksi resep, sebab begitu pulang ke tanah air bisa bangkrut kalo harus beli makanan seperti ini. Jadi bapaknya mau tidak mau belajar juga supaya nanti bisa masak sendiri. Hehehe ***

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31