AES 034 Open Heart

An open heart is an open mind
Dua hari lalu topik ini kami perbincangkan di rumah dan kami sepakat bahwa menakar dengan nalar dan menakar dengan hati itu berbeda arahnya. Menalar seperti lebih mengerucut, sementara merasa lebih terbuka. Menggunakan nalar itu seperti membuat fokus sehingga energinya seperti mengarah dengan batas-batas yang jelas. Sementara menggunakan perasaan itu lebih seperti meluas-luaskan batas-batas.
Di yoga ada seri gerakan yang ditujukan untuk membuka hati dengan melatih area dada dan bahu untuk menambah kemampuan ruang geraknya. Sisi tubuh bagian depan diperluas dengan gerakan yang memanjangkan otot-otot di area ini hingga kesatuan jaringan otot sisi depan menjadi cukup terbuka dan juga kuat, serta cukup seimbang terhadap kesatuan jaringan otot di sisi belakang.
Sisi depan tubuh adalah sisi yang terasa lebih membutuhkan perlindungan dibandingkan punggung. Reflek seseorang untuk mempertahankan diri biasanya dengan menutup area sisi depan dengan sikap tubuh yang sedikit membungkuk atau hingga meringkuk.
Secara alam bawah sadar pun sama, Adanya kebutuhan untuk memproteksi diri sendiri akan terekspresikan lewat sikap tubuh pada area ini. Akan adanya kebutuhan itulah sehingga membuka hati butuh latihan dan proses dalam memupuk keberaniannya.
Meluaskan batas berarti mengendurkan proteksi dan memberi ruang pada hal baru untuk masuk. Ketiadaan yang pasti membutuhkan keberanian untuk siap menghadapi ketidaknyamanan. Ketika terbiasa dengan itu semua, maka hati pun jadi lebih terbuka pada seribu satu makna.
When you become comfortable with uncertainty, infinite possibilities open up your life ~ Eckhart Tolle
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES082 Otak Tengah
Aku mulai dapat memperhatikan tahap-tahap pergerakan proses pertumbuhanku saat aku mengamati siklus bulan dari waktu ke waktu. Dari sana aku makin menyadari besarnya pengaruh pergerakan semesta ini terhadap gerak kehidupan manusia. Arus hidup, jarang sekali terdengar kedua kata ini berpasangan, aku…

AES076 Tubuhmu Bukan Milikmu
Tubuhmu bukan milikmu Ia adalah kepunyaan Semesta yang dititipkan padamu. Ia ada bersamamu bertumbuh sejak janin dalam rahim ibumu . Tubuhmu bukan milikmu ia memang serupa kendaraanmu mengantar sampai pada tujuanmu tapi ia bukanlah alatmu apalagi kepunyaanmu . Tubuhmu bukan milikmu Ia adalah kepuny…

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…


