AES 1 : AES pertama ku di KPB
Halo semuanya, sudah lama aku tidak menulis aes seperti ini. Terakhir kali aku menulis aes, 9 bulan yang lalu. Yang dimana saat itu aku menulis tentang pertama kalinya aku bertemu teman-teman Pra KPB. Dimana saat itu aku mempertimbangkan untuk masuk KPB, di hari itu aku masih ingat kita membuat pancake dan Kak Leo menyampaikan tentang metode 50-10-40 (planning and management, pengerjaan, dan exit strategy). Untuk aes kali ini aku akan menceritakan tentang come back ke KPB.
Jadi kenapa aku baru menulis aes lagi setelah 9 bulan, karena aku baru bergabung KPB. Saat ini aku sudah bergabung 2-3 minggu. Aku memutuskan untuk bergabung KPB saat ini karena aku merasa kurang nyaman di sekolah sebelumnya. Jujur memang sedikit menyesal kenapa tidak masuk KPB saja dari awal. But you'll never know what will happen in life, jadi aku jadikan saja pengalaman dan pembelajaran untuk kedepannya. Dimana, jika ingin membuat suatu keputusan cari informasi sebanyak-banyaknya dan dipikir matang matang sebelum membuat keputusan tersebut.
Untuk sekarang aku langsung merasa nyaman di lingkungan baru ini. Akan tetapi aku harus adaptasi lagi dengan metode belajar yang sangat berbeda. Aku lebih merasa senang sekolah lagi di Semipalar, terimakasih banyak untuk Kakak-Kakak yang membantu aku masuk KPB di saat ini walaupun aku sudah telat satu semester untuk masuk KPB. Aku pun sangat berterima kasih untuk Kak Andy, Kak Wiwit, dan Kak leo sudah memberi aku kesempatan untuk bergabung. Dan juga terima kasih untuk teman-teman KPB yang sangat membantu untuk beradaptasi, mau untuk menjelaskan panjang lebar tentang project project KPB, dan membantu aku membuat AES seperti ini.
Yang aku harapkan semoga diriku bisa jauh lebih berkembang dari sebelumnya. Dan bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Mungkin untuk aes kali ini segitu saja, terima kasih sudah membaca sampai habis.
Komentar (1)
Terima kasih Kenza. Semoga berlanjut di tulisan² berikutnya ya.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES 22 : Strategi Kemenangan Zohran Mamdani: Bukti bahwa Multilingualisme Bisa Menyatukan Demokrasi yang Beragam
Strategi Kemenangan Zohran Mamdani: Bukti bahwa Multilingualisme Bisa Menyatukan Demokrasi yang Beragam Amerika Serikat adalah sebuah negara yang berpikir sangat kritis terhadap politik. Pendapat yang muncul dari masyarakat, sering memiliki banyak dampak tidak hanya secara nasional tetapi juga seca…
kenza11AES 21 : The End Of A Year
The End Of A Year Time does fly, I just realized that today is already 15 November. It means the year of 2024 is going to end, January and Christmas are already around the corner. But besides all the fun of the end of the year, for me the end of the year is the most challenging part of the year. It…
kenza10AES 20 : Rumput Tetangga Lebih Hijau
Rumput Tetangga Lebih Hijau Rumput Tetangga Lebih Hijau banyak yang seringkali bilang ini. Yang aku dapat dari kata kata tersebut adalah membandingkan diri dengan yang lain, seperti membandingkan diri dengan orang yang mungkin “levelnya diatas dia” sebagai contoh “masa dia bisa aku gabisa sih”. Dul…
kenza00