AES 1002 Mencintai Pekerjaan?

"Lapar?" Tanya saya pada Nina yang baru saja menyelesaikan Physical Therapy.
"Lumayan" Jawabnya.
"Mau makan apa? Di rumah masih harus masak dulu, daging sudah aku marinade dari tadi malam." Kata saya.
Nina menyebutkan beberapa tempat makan fast food yang murah. Sudah menjelang akhir bulan, jadi harus sedikit menghemat. Apalagi sebetulnya kami bisa makan di rumah setelah saya selesai menyelesaikan masakan yang sudah saya siapkan sejak tadi malam. Tapi tentunya masih harus menunggu agak lama hingga matang.
Akhirnya kami memutuskan pergi ke gerai hamburger yang dekat rumah. Ini gerai yang bisa dijumpai dimana-mana, bahkan di Bandung pun banyak.
Sesudah saya memesan melalui aplikasi di smart phone, kami duduk menunggu sebentar. Tidak lama memang makan siap dan kami menikmati makan malam sedikit lebih awal sambil ngobrol. Restoran terlihat sama sekali tidak ramai karena belum jam makan malam. Salah seorang manager yang bertugas sore itu terlihat sangat sibuk. Restoran ini juga menyediakan jasa drive thru, sehingga walau di dalam sepi, dapur tetap sibuk karena banyak orang yang memesan di luar, belum lagi termasuk pesanan yang perlu diantar ke luar, dimana pelanggan hanya menunggu di kendaraan mereka.
"We are very busy all day. I only have 5 people while it supposed to be 12." Kata manager kepada salah seorang pelanggan yang sepertinya dia kenal baik.
Mungkin saja kemudian pesanan berkurang karena tiba-tiba terdengar musik diputar sangat kencang. Sepertinya mayoritas pekerja di restoran itu adalah orang Hispanic, jadi mereka semua berbahasa Spanyol dan begitu juga lagu yang mereka putar. Lagunya sangat meriah dan dinamis. Saya dan Nina mulai tersenyum-senyum ketika mendengar mereka mulai ikut bernyanyi dengan riang gembira.
"Ai ai ai ai..." Tiba-tiba sang manager juga ikut bernyanyi sangat keras. Tak dapat ditahan lagi saya pun tertawa. Kami berdua merasa berada di sebuah tempat yang penuh dengan suka ria. Lagunya belum pernah saya dengar, pasti ini salah satu lagu populer di Mexico sana sebab banyak juga yang ikut menyanyi. Saya terus senyum-senyum walau tidak menyaksikan secara langsung mereka yang bernyanyi karena saya menghadap ke lain arah dan di sisi yang bersebelahan dengan dapur, tapi saya bisa membayangkan seorang pria tinggi besar dan agak bulat di tengah beryanyi keras-keras sambil menengadah. Langsung ingat penjahat di film despicable Me 2 yang memiliki restoran Mexico, EL Macho hahaha.. Seru sekali.
Mau tidak mau saya mengagumi apa yang dilakukan si manager itu yang dapat menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Buktinya walaupun mereka beroperasi dengan kurang dari setengah jumlah karyawan yang harusya bekerja hari itu, tetap suasana riang gembira dapat diciptakan. Sebuah gerai hamburger yang banyak bertebaran di seluruh sudut dunia tiba-tiba saya rasakan seperti berada di restoran Taqueria alias restoran yang khusus menjual taco dan tortilla hahahaha. Kami akhirnya berdua pulang sambil membawa perasaan senang karena suasana tadi.
Hari Senin biasanya rata-rata orang agak tidak terlalu bersemangat untuk bekerja . Tapi di kantor saya juga tadi pagi entah ada angin apa, kantor penuh dengan gelak tawa. Kami bergurau dan saling menganggu rekan kerja satu sama lain sambil tertawa-tawa. Dan kemudian Chef membacakan sebuah buku cerita pendek tentang imigran yang menjual hotdog. Ternyata dia sangat pandai membacakan cerita, dengan logat yang berbeda-beda dan juga suara yang berbeda-beda. Kami semua tidak pernah berhenti tertawa, apalagi ceritanya ternyata semacam satir. Mungkin saya bisa katakan bahwa hari ini merupakan hari yang paling menyenangkan di kantor.
Ini yang saya sukai. Bulan lalu ketika saya diinterview untuk mendapat posisi saya yang baru, saya mengatakan ini" Job is the same everywhere, but the people I work with makes all the difference!" Ini kata-kata mutiara yang selalu saya gunakan dalam interview dan entah mengapa, saya menilainya sebagai sesuatu yang ampuh, sebab saya memperoleh reaksi yang sama dari para pihak interviewer. Bahkan ada yang berkata." I like this! I am going to write it down!" Katanya. Pekerjan di mana saja sama, maksud saya bukan jenisnya tapi semua pekerjaan menuntut tanggung jawab, kita sebagai karyawan harus reliable, accountable, diharapkan memiliki dedikasi dan komitmen yang baik. Semua sama, Tapi yang membedakan adalah orang-orang di sekitar kita, yang bekerja bersama kita. Kita memiliki lingkaran pengaruh terhadap satu sama lain. Jika ada harmoni yang dapat diciptakan, walau beban kerja kita sangat berat, tapi tetap bisa menjadi tempat kerja yang menyenangkan. Contohnya gerai hamburger tadi, kekurangan orang tapi mereka tetap bersemangat bekerja sambil bernyanyi dengan riang gembira!
Foto credit: mediabistro.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11