AES 1019 Maunya Apa?

Ini akan menjadi esai saya yang agak aneh karena berusaha bertanya pada diri sendiri tapi masih simpang siur jawabannya. Kenapa simpang siur, sebab ada perdebatan yang lumayan kental dalam diri yang sama kuat. Hingga saat ini saya belum bisa memutuskan apa yang akan saya lakukan. Semuanya masih tergantung. Tergantung banyak hal dan sangat kondisional.
Baiklah, daripada simpang siur dan membuat bingung saya akan ceritakan. Besok malam saya akan pergi ke luar state bersama beberapa orang teman kerja. Ini mungkin perjalanan jauh yang kedua yang tidak disertai Kano dan Nina selama lebih dari 7 tahun terakhir ini. Yang pertama itu di akhir tahun 2017 ketika saya bersama 2 orang teman lain pergi ke New Mexico, hanya sekedar menemani seorang sahabat yang harus mengambil kendaraannya yang masuk bengkel di sana. Buat di Indonesia perjalanan 7 jam 45 menit itu sangat sepele. Dulu saya bahkan pernah mengemudi selama lebih dari 15 jam. Bedanya, di sini 7 jam itu perjalanan yang sangat jauh karena tidak ada sama sekali kondisi kemacetan lalu lintas. Jarak yang ditempuh selama 7 jam 45 menit itu lebih dari 500 miles, jadi sekitar 817 km. Jadi setara dengan mengemudi dari Bandung ke Malang ditambah sekitar 50 kilometer lagi. Dulu kalau saya naik bus malam dari Bandung ke Surabaya bisa memakan waktu semalaman, entah sekarang yang sudah banyak jalan tol. Pokoknya begitu kira-kira.
Nah ini kali yang kedua saya akan pergi, tapi tidak mengemudi, kami akan naik pesawat dan menghabiskan beberapa malam di sana. Banyak kegiatan yang akan kami lakukan, mencari tempat makan yang asyik, karena kami semua pekerjaannya berkecimpung dengan industri makanan, lalu hiburan-hiburan tertentu yang tentunya banyak dilakukan pagi, siang dan malam. Nah masalah saya adalah, apakah selama beberapa hari itu saya akan memiliki waktu yang cukup untuk menulis? Hahaha... Pertanyan sepele bukan? Tapi buat saya sangat sulit dijawab sebab menulis sudah seperti kegiatan harian yang selama menjelang 3 tahun hampir tidak pernah terabaikan. Sudah jadi kebiasaan dan sudah jadi kegiatan teratur.
Saya sangat menyukai berpergian dengan bawaan ala kadarnya. Berbeda dengan Nina yang selalu punya daftar lengkap dari obat-obatan, perlengkapan mandi, fotografi, pakaian, jaket hingga pernak-pernik lainnya. Yang repot sebetulnya saya, karena akhirnya saya yang menjadi tukang gotong-gotong. Bayangkan perjalanan kami dulu selama 3 minggu backpacking, saya harus menggendong ransel raksasa lengkap dengan tripod untuk kamera yang pada jaman itu masih termasuk berat. Sekarang semuanya serba ringkas dan ringan. Dulu lain lagi ceritanya! Nah, kali ini saya hanya ingin membawa 1 ransel dengan pakaian dan perlengkapan lain secukupnya saja. Pertanyaannya apakah saya akan juga membawa laptop? Dulu memang saya kadang suka menulis dengan menggunakan HP, sekarang saya tidak suka karena masalah typo! Pakai laptop saja masih suka banyak kesalahan apalagi menggunakan telepon pintar yang keyboardnya yang kecil, dan menulis menggunakan ibu jari. Saya tidak suka!
Keputusan akan saya buat ketika berkemas-kemas malam ini. Jika ada tempat cukup untuk laptop, saya akan usahakan sebisa mungkin tetap menulis sebab saya masih keukeuh tidak mau bolong. Saya sudah sampai pada taraf menulis seperti orang sedang puasa, kalau batal saya merasa berdosa dan berduka. Jadi itu yang ingin saya hindari. Masalahnya mungkin di waktu. Kemungkinan besar jika saya tetap akan menulis, saya tidak akan tepat waktu dalam mengunggahnya. Tidak apa, selama saya tetap menulis setiap hari. Kita lihat saja, karena sampai sekarang saya tidak tahu maunya apa! Hahahaha
Foto credit: friarmusings.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31