AES 102 Mencubit Napas

Ketidaktahuan akan pemisahan. Bahwa badan dengan kebadannya, pikiran dengan pemikirannya, jiwa dengan kepenuhannya. Adalah tiga bukan satu, sedangkan kita semua sibuk menyatukannya.
Kalau sesungguhnya memang hanya satu tidak perlu menggambarkan tiga. Memang, dengan menggambarkan tiga ini, kesadaran akan kesatuan dapat tersadari. Di sinilah kuncinya, yang satu ini bukan yang tiga itu.
Kalo ada tiga yang adalah satu dan satu adalah tiga, di mana satu bukan tiga. Karena satu itu ada penggambarannya, dan yang tiga tadi pun ada penggambarannya. Satu yang dimaksud adalah kualitas dari ketiganya.
Badan dengan kebadanannya, pikiran dengan pemikirannya, jiwa dengan kepenuhannya. Satu napas (spiritus). Daripada sibuk menyatukan tiga sudut itu, Sepertinya lebih bijak untuk menyelaraskan napas ketiganya, yang satu dan sama itu.
Seperti mengangkat kain yang memiliki tiga sudut. Tidak perlu tiga tangan untuk mengangkatnya kan, hanya perlu dua jari mencubit satu bidang napas, lalu semuanya terangkat. Mana yang perlu dicubit, bebas. Yang penting, lakukanlah mencubit napas ini.
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES198 Melampaui Diri
Tidak memaksa, tidak biasa. Tidak terpaksa, tidak bisa. Bisa karena biasa. Ohya, bisa di sini maksudnya mampu. Bukan racun. Ular berbisa itu ular beracun, bukan ular yang serba mampu. Kalau ular serba bisa, nanti ujungnya diminta kerjain semuanya. Dari mikirin, ngerjain, ngebenerin, sampe ngelapori…

AES 160 Pars Pro Toto (5menit)
Untuk apa membuat kekhususan tindakan di jam tertentu? Kayak jam 3-5 pagi kalau mampu mulai merasa-rasakan kondisi badan dan dinamika yang ada dalam pikiran. Gausah beranjak bangun peregangan olahraga, gausah juga meditasi duduk sila. Merasa-rasakan saja. Nanti deket-deket jam 5 bisa lah membayangk…

AES 149 Mood - (5menit)
Terlihat dari mimik muka dan gestur badan lah, mood itu. Kalaupun pengendalian dirinya meningkat dari sebelumnya sampai bisa mengendalikan mimik dan gestur badan dalam mengelola mood, aromanya tetap tercium. Tak perlu sampai aroma yang tercium, mimik muka yang terlihat saja sudah cukup untuk menjad…

