AtomicEssay

AES 1070 Syukur

joefeluspenulis arsip2

Pernah kah kita berpikir atau sadar bahwa setiap hari segala sesuatu yang terjadi itu kita terima begitu saja. Yang saya maksud adalah sejak bangun pagi apapun yang terjadi, yang kita terima sebagai sesuatu yang biasa. Matahari di pagi hari itu biasa, suara burung di pagi hari itu bukan hal yang aneh, dan ratusan bahkan ribuan hal-hal lain yang kita lihat dan kita alami sebagai hal-hal yang normal, yang biasa. We take everything for granted.

Tapi pernahkah kita berpikir bahwa udara yang kita hirup setiap saat itu sebagai sesuatu yang luar biasa? Mungkin tidak! Namun begitu segala sesuatu yang kita anggap biasa itu terengut, maka kita baru sadar bahwa segala sesuatu yag kita alami, yang kita lihat dan kita rasakan itu sebagai hal-hal yang luar biasa. Pada saat kita kehilangan, hal yang terkecil sekalipun menjadi sangat berharga.

Sebagai contoh sederhana, senyuman. 4 tahun yang lalu ketika Covid-19 sedang hebat-hebatnya meraja lela, semua orang lebih banyak diam di rumah dan jika keluar rumah memakai masker, senyuman menjadi sesuatu yang tidak dapat kita saksikan lagi. Saya ingat pada waktu itu menulis betapa saya begitu kangen melihat orang tersenyum. Kadangkala ketika kita menyapa, kita tidak bisa mengetahui apakan orang yang kita sapa itu tersenyum menyambut sapaan kita atau tidak. Banyak kesalahpahaman terjadi karena kita tidak mampu menterjemahkan gesture karena minus senyuman. Mungkin itu juga sebabnya kita menggunakan emoji ketika sedang mengobrol di chatroom dengan menggunakan internet. KIta bisa mengetahui lawan bicara kita bercanda karena melihat emoji yang dia pakai. Bayangkan jika tidak ada emoji dan ada kalimat sarkastik, apakah kita bisa mengetahui bahwa itu sebuah gurauan?

Saya mempelajari banyak hal penting selama hampir satu tahun terakhir ini. Saya merasa kurang bersyukur dan pengalaman-pengalaman terakhir mengajarkan saya untuk terus tetap bersyukur dan jangan pernah take everything for granted. Bahwa kita mempunyai banyak sekali alasan untuk bersyukur itu benar adanya.

Ketika membuka mata dini hari lalu kita dapat melihat orang-orang yang kita cintai masih terlelap dengan tenteram, itu merupakan karunia. Ketika membuka tirai jendela lalu disuguhi kehangatan matahari, itu berkah. Ketika mendengar burung-burung berkicau, itu menandakan awal dari kebahagiaan yang diberikan pada kita oleh semesta. Dan banyak lagi yang bisa kita jadikan untuk terus berterimakasih atas segala sesuatu yang dapat kita nikmati setiap saat.

Setiap hari adalah kesempatan bagi kita untuk belajar dan bertumbuh. Setiap hari adalah kesempatan bagi kita untuk bersyukur, setiap hari adalah kesempatan bagi kita untuk berbagi kasih, tidak hanya pada orang yang kita cintai, tapi pada semua orang. Salam!

Foito credit: medium.com

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31