AES 1091 Jadi Sebetulnya Apa?

Saya tidak pernah berhenti mempertanyakan tujuan hidup saya itu sebetulnya apa. Memang terdengar aneh jika itu diungkapkan oleh orang yang sudah terlalu banyak ubannya seperti saya ini. Bukannya sudah terlambat? Bukannya seharusnya berusaha menentukan tujuan hidup itu ketika masih muda, ketika masih beerusaha menentukan arah hidup dan membangun karir?
Kalau dikatakan bahwa saya sudah terlambat memang betul, tapi sesungguhnya saya ingin sekali menyimpulkan tujuan perjalanan hidup saya ini sesudah memperhatikan dan menghubungkan titik-titik yang menjadi acuan hidup, I am trying to conclude what my life purpose is based on connecting all the dots in the past! Nah, seharusnya itu lebih mudah toh? Secara teori memang begitu, saya tinggal menghubung-hubungkan setiap titik-titik yang sudah saya lalui lalu memproyeksikan kira-kira arah tujuannya kemana.
Ternyata tidak semudah itu! Saya tidak melihat titik terang sama sekali. Lalu timbul pertanyaan baru: Jadi selama ini ngapain aja? Nah, sekarang malah bertambah kacau karena sepertinya saya hanya mengikuti arus saja dan memasuki pintu-pintu kesempatan yang terbuka dan menjalaninya. Seperti misalnya, apakah saya pernah merencanakan bahwa akan berkecimpung dalam food and beverages business? Sama sekali tidak. Tidak pernah terbersit sedetikpun dalam hidup saya dulu bahwa saya akan tertarik dengan urusan dapur, restoran atau bahkan berjualan. Lalu kenapa saya banyak bergumul dalam bidang ini? Karena pada suatu masa ada sebuah pintu kesempatan yang terbuka yang kemudian saya coba memasukinya! Apakah itu merupakan sebuah kebetulan? Mungkin saja!
Ada seseorang yang mengatakan kepada saya bahwa kadangkala kita harus berkorban demi orang-orang yang kita cintai. Dalam kasus saya sebenarnya mengesampingkan tujuan pribadi dan memfokuskan diri pada orang-orang yang saya cintai. Nah orang itu mengatakan bahwa saya mengorbankan karir dan sebagainya demi Nina dan Kano. Mungkin saja begitu, tapi saya lebih memilih kata yang bukan berkonotasi negatif, berkorban. Saya tidak suka itu. Yang saya lakukan bukan merupakan pengobanan. Yang saya lakukan justru memperlancar.
Ambil contoh misalnya sebuah mesin kendaraan. Semua bagian dari mesin itu mempunyai peran masing-masing dan penting. Tanpa salah satu bagian maka mesin itu tidak akan berjalan dengan sempurna. Tapi harus diingat, walau semua ada, mesin belum tentu berfungsi jika tidak menggunakan pelumas. Nah saya lebih mengidentikan diri sebagai pelumas hahaha..
Pelumas bekerjanya tidak terlihat, tidak menonjol sama sekali bahkan jika kita tidak mengerti mesin, tidak akan pernah tahu pelumas itu apa. Tapi tanpa itu, mesin tidak akan berfungsi, semuanya akan rusak. Nah pertanyaannya, apakah memang tujuan hidup saya itu sebagai pelumas, berperan memperlancar segala sesuatu yang terjadi disekitar keluarga saya? Tidak tahu juga. Saya merasa mempunyai banyak peran di situ, tapi apakah itu memang tujuan hidup? Sekali lagi, saya belum bisa menjawab dengan penuh keyakinan. Yang jelas saya menyukai apa yang sudah selama ini saya lakukan. Karir hingga saat ini bukan hal yang terpenting lagi. Memang di pekerjaan saya bersusaha sekuat tenaga, bukan apa-apa, semakin prestasi saya baik, semakin besar kemampuan saya memperlancar semua usaha yang dilakukan oleh orang-orang yang saya cintai. Bukan begitu? Nah kembali ke pertanyaan tadi, jadi sebetulnya apa? Ini pertanyaan besar yang masih sedang saya cari jawabannya.
Foto credit: oberlo.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11