AES 1095 One Answer At A Time

Weekend sudah akan dimulai, 3 hari akhir pekan karena hari Senin adalah hari libur Memorial Day. Sejak pulang kerja saya mulai merasa sangat lelah bahkan sempat tertidur di sofa ketika menonton film Star Trek Discovery.
Dalam episode yang sedang saya saksikan, kapten Burnham berada di sebuah perpustakaan dan "terjebak dalam Labyrinth of the mind, yang merupakan sebuah ujian bagi dia untuk memperoleh petunjuk-petunjuk yang sedang dia kumpulan unuk tujuan utama menemukan pusat teknologi yang memang sengaja disebunyikan agar tidak jatuh ke tangan yang salah.
Labyrinth of the mind. Kata-kata ini langsung melekat dalam pikiran saya. Seperti biasa ketika kita sedng menyaksikan sebuah film atau drama, bahkan ketika kita membaca buku cerita, kita tidak hanya menikmati film atau cerita itu tapi secara otomatis kadang-kadang mengkaitkan dengan pengalaman hidup kita sendiri. Ambil contoh misalnya seorang ayah yang bersedih karena anak satu-satunya dalam kondisi kritis karena kecelakaan, saya sering tanpa sadar membayangkan itu terjadi pada diri sendiri. Nah di situ saya mulai merasa tersentuh sebab cerita atu film itu seolah olah come to live, yaitu kehidupan saya sendiri. Jadi tidak heran jika saya menjadi begitu emosional karena merasa ikut berada di dalamnya.
Kita seringkali terjebak dalam pikiran sendiri dan sulit keluar. Itu labyrinth of the mind. Dalam pikiran itu banyak yang simpang siur, antara ketakutan, ketidak mengertian, kesedihan, harapan dan banyak lainnya jadi seringkali jika kita tidak menemukan ketenangan batin tidak dalam kondisi yang mawas, kita terjebak di dalamnya dan itu sangat melelahkan. Kita harus mengurai satu demi satu dan menghadapinya satu demi satu.
Pekerjaan atau tugas menumpuk, kita tentuny tidak dapat mengerjakan semuanya sekaligus, apalagi kita terjebak dalam pikiran yang ruwet karena khawatir pekerjaan itu tidak selesai. JIka kita terus menerus terperangkap dalam kondisi itu, niscaya kita tidak akan bisa bergerak sama sekali. Nah dalam cerita Star Trek tadi, Archivist Book berkata kepada kapten Burnham, one answer at a time! Saya langsung mengangguk-angguk karena sepertinya itu adalah nasihat yang diberikan pada saya dalam menghadapi situasi yang sedang saya hadapi sekarang ini. Ya, one answer at a time. Satu demi satu, selangkah demi selangkah.
Foto credit: episodicmedium.substack.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11