AES 1101 Under Pressure

Mm-noom-ba-deh
Doom-boom-ba-beh
Doo-boo-boom-ba-beh-beh
Pressure pushin' down on me
Pressin' down on you, no man ask for
Under pressure that brings a building down
Splits a family in two, puts people on streets
Mm-ba-ba-beh, mm-ba-ba-beh
Dee-day-da, ee-day-da
That's okay
Di atas adalah sebagian lirik dari lagu di awal tahun 80-an yang dinyanyikan oleh grup penyanyi kondang Queen bersama David Bowie. Saya tidak akan membahas lagu, hanya kerbersit sedikit ide untuk dijadikan awal dari obrolan saya hari ini tentang tekanan, pressure, under pressure.
Sepertinya saya sedang mengalami semua itu. Satu peristiwa disusul dengan persitiwa lain, dan lebih tidak menyenangkan adalah satu kejadian buruk diikuti dengan kejadian buruk yang lain akhirnya bertumpuk-tumpuk dan saya jadi kewalahan, dan yang lebih saya rasakan adalah tekanan ini terasa sangat bertubi-tubi.
Well, saya tahu, pada saatnya sedikit demi sedikit semua itu akan fading away. Yang harus saya lakukan adalah mengurainya satu demi satu tanpa terus menerus terpaku pada semua hal dan ingin langsung melepaskan diri dari semua itu yang terntu saja sangat tidak mungkin.
Sama seperti misalnya kita sedang menguraikan serangkaian lampu Natal yang kusut. Satu-satunya cara adalah mengurainya sedikit demia sedikit dan menelusurinya dari ujung yang satu sedikit demi sedikit ke ujung lainnya. Kita tidak bisa langsung mengurai semuanya sebab harus mampu melihat secara parsial lalu sedikit demi sedikit akan teruia dan terlepas dari semua kekusutan itu. Itu analoginya.
Sangat wajar jika kita merasa penat, lelah dan sulit bernapas karena merasa terhimpit berada dalam berbagai tekanan dari berbagai aspek, dari berbagai arah. Kita harus dapat memfokuskan diri dan berkonsentrasi pada satu aspek lalu diikuti dengan aspek lainnya. Itu yang selama ini saya lakukan. Di awal memang sangat sulit karena himpitan tekanan yang luar biasa, tapi setelah sedikit demi sedikit terurai, semakin lama semakin lebih longgar dan akhirnya dapat terlepas dari segala bentuk himpitan itu. Fokus dan konsentrasi secara parsial, itu yang saat ini menurut saya sangat baik untuk dilakukan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31