AES 1121 Mango Cheesecake

Hari ini adalah hari libur Federal, dinamakan Juneteenth. Yaitu hari libur dalam rangka merayakan pembebasan perbudakan orang-orang berkulit hitam di Amerika. Hari libur ini seingat saya baru dimulai beberapa tahun terakhir, sebelum tahun 2021 tidak ada. Hari ini saya tidak bekerja, menghabiskan lebih banyak waktu di rumah membereskan barang-barang sambil masih kebingungan yang mana dulu yang harus dikerjakan.
Karena sudah bosan dengan pikiran tentang kejadian akhir-akhir ini, saya berusaha mengalihkan pikiran saya ke hal-hal yang jauh lebih menyenangkan berupa rencana tentang kira-kira apa saja nanti yang akan harus saya lakukan di masa "pensiun" dalam waktu dekat ini.
Semua orang yang mengenal saya kebanyakan sudah tahu bahwa saya mempunyai ketertarikan yang sangat tinggi akan makanan dan kegemaran saya adalah melakukan kegiatan di dapur. Nah, itu akan menjadi salah satu kegiatan yang akan banyak saya lakukan.
"Jo, ini mango keylime cheesecake nya enak banget. Tapi agak terlalu manis buat aku." Kata Nina tadi sore ketika kami mampir di toko buku untuk menikmati kopi dan dessert. Pilihan dessert kami adalah cheesecake. Dulu ketika Kano masih bayi, Nina sering meminta saya mampir di toko buku untuk membeli cheesecake ketika dalam perjalanan pulang kerja di malam hari. Cheesecake adalah kesenangan yang "nakal" untuk kami berdua. Menikmati dessert berdua menjelang tengah malam ketika Kano sudah jauh terlelap. Duduk di teras apartemen di lantai 14 sambil memandangi samudra Pasifik yang memantulkan cahaya bulan di atas permukaan airnya. Sangat indah! Itu adalah kenangan kami berdua dan cheesecake adalah bumbu penyedapnya.
"Di Bandung banyak mangga enak," Kata saya sambil tersenyum. Dalam pikiran saya langsung membayangkan beberapa merk cream cheese, susu kental manis bahkan sour cream, hanya saja memang saya harus kreatif karena di tanah air pie crust yang siap pakai sangat sulit dijumpai.
"Ini crust nya seperti ada oats-nya, ya?" Tanya Nina
"Ga cuma oats, ada rasa kelapa sama walnuts." Kata saya.
Kami duduk berdiam diri sambil menikmati cheesecake mangga ini.
"Gimana ya rasanya nanti pas kita hanya berdua lagi?" Tanya saya tanpa berusaha memperoleh jawaban dari Nina.
"Susah kayanya." Kata Nina pendek.
Sepertinya saya akan banyak mencari kesibukan untuk mengalihkan pikiran dan kerinduan akan kehadiran anak semata wayang ini. Artinya nanti akan ada banyak sekali sekali cheesecake mangga yang akan saya buat Hahahaha...
foto credit: cookedandloved.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11