AES 1123 Tidak Ada Waktu

Alasan yang paling sering kita gunakan dalam banyak hal untuk berdalih ketika tidak mampu menyelesaikan suatu hal, ketika kita berusaha menolak melakukan sesuatu, atau ketika berusaha menghindari sebuah tanggungjawab adalah "tidak punya waktu".
"Pak bisa tolong membantu menyelesaikan proyek ini?" Tanya seseorang.
"Maaf, bukannya tidak mau. Tapi saya saat ini sedang sangat sibuk. Saya tidak punya waktu." Jawabnya
Pernah dengar obrolan seperti ini? Pernah ditolak orang lain ketika kita meminta bantuan? Sangat cliche, bukan? Terus terang, saya sangat benci sekali ketika ada orang yang mengatakan,"bukannya tidak mau, tapi..." Itu omong kosong. Saya malah lebih suka tanpa basa-basi jika memang ingin menolak, tidak perlu lagi pura-pura dengan berkata "bukannya tidak mau" karena dari kata-kata itu saja saya sudah yakin seyakin-yakinnya bahwa orang tersebut MEMANG tidak mau! Hahaha..
Ya, istilah atau alasan tidak punya waktu memang sangat sering digunakan. Saya benci dengan alasan semacam itu, karena sebetulnya waktu itu adalah pilihan kita dan selalu tersedia dan seandainya kita gagal dalam menyelesaikan sesuatu sebetulnya bukan karena tidak ada waktu, tapi kemungkinan besar kita tidak menggunakan waktu dengan efisien, atau karena beban tanggungjawab yang terlalu besar sehingga tidak bisa dilakukan sendirian. Nah waktu bukan alasan! Itu maksud saya.
Minggu depan di kampus akan kedatangan hampir 4000 peserta konferensi. Di departemen tempat saya bekerja beberapa waktu lalu diedarkan sebuah email yang meminta para karyawan untuk membantu menjadi sukarelawan untuk membantu di dining center. Karena jumlah peserta yang sangat besar dan jumlah mahasiswa yang bekerja tidak cukup, maka para karyawan diminta untuk membantu. Di musim panas kampus memang tutup, perkuliahan sangat sedikit dan asrama dijadikan seperti "hotel" untuk peserta konferensi, pelatihan dan banyak event-event lain. Itu alasan karyawan di dining sangat berkurang karena para mahasiswa libur, pulang ke rumah masing-masing. Itu sebabnya mengapa para karyawan diminta membantu.
Saya menolak, bukan karena saya tidak punya waktu, tapi karena saya sudah bekerja membantu orang lain selama 2 minggu terakhir ini. Saya ditempatkan di kantor lain. Karena memang tempat yang membutuhkan bantuan salah satunya di tempat yang selama 2 minggu saya bekerja, maka saya juga butuh istirahat. Saya ingin menikmati minggu depan dengan sedikit melepas lelah, sehingga saya tidak menjawab ketika diminta untuk menjadi sukarela. "I need a break." Itu alasan saya. Apalagi minggu depan adalah masa-masa sibuk karena harus pindah rumah.
Tidak punya waktu, itu hanya alasan kosong. Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana mendistribusikan kegiatan atau tanggung jawab dalam rentang waktu secara efisien. Jika manajemen waktu yang kita miliki tidak tepat dan tidak efisien, maka kemungkinan besar akan menghadapi masalah. Penggunaan waktu adalah merupakan pilihan kita, bagaimana mengelolanya dengan tepat adalah ketrampilan yang harus kita latih. Tidak punya waktu hanyalah dalih yang kita gunakan karena ketidakmampuan kita dalam mendistribusikan tugas serta rentang waktu secara efisien.
Foto credit: jobs.washingtonpost.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11