AES 1135 Spill The Beans

"Are you Busy? Can I have a minute" Tanya saya kepada boss di kantor
"Nope. What's up?" Tanya dia
"I have a bad news." Kata saya
Kami lalu ngobrol panjang lebar tentang rencana saya untuk meninggalkan pekerjaan dan pulang ke tanah air.
Selama beberapa hari saya sibuk memikirkan bagaimana menyampaikan berita ini. Berbagai skenario sudah saya pikirkan. Pada saat bertemu dengan atasan saya, segala macam skenario itu lenyap, menghilang dan yang saya sampaikan hanya ada yang di kepala. Saya sungguh merasa banyak mebuang waktu dalam memikirkan banyak hal yang pada akhirnya toh saya hanya mengungkapkan secara jujur apa yang sedang saya hadapi dan kemudian yang melahirkan keputusan final akan tindakan yang saya ambil.
"That's very sad, Jo!" Kata boss saya.
"It is, and there is nothing I can do about it." Jawab saya sambil beranjak dari tempat duduk.
"Thank you for being such a wonderful boss!" Kata saya.
"And I thank you for being a wonderful employee." Kata boss saya.
Serentak saya merasa beban di pundak menghilang. Serentak pula saya merasakan sebuah ultimatum yang langsung melekat bahwa I am leaving for good! Satu sisi saya merasa lega, disisi lain saya langsung merasa kehilangan sebab saya sangat mencintai pekerjaan ini dan juga saya sangat menyukai suasana kantor terutama di pagi hari ketika semua rekan-rekan kerja hadir sebelum kemudian mereka pergi menjalankan tugas masing-masing.
"Guys, I just spilled the beans!" Kata saya di Teams group dimana saya bersama 3 orang rekan kerja lain sering berkomunikasi. Maksudya adalah saya sudah "membongkar" rahasia yang sudah saya simpan sekian lama. Beberapa rekan saya memang sudah "menduga" bahwa saya akan pulang kampung.
"Good job, Jo!" Kata Garret
"About what?" Tanya Sam, rekan saya yang lain. Sam sejauh ini belum tahu rencana saya sementara Garrett sudah tahu bahkan saya sudah menyampaikan rencana kepulangan jauh-jauh hari.
"I am leaving, Sam?" Kata saya pendek.
"For vacation?" Tanya dia
"No, for good." Jawab saya
"Dang, that's sad to hear, Jo."
Menyampaikan rencana untuk meninggalkan pekerjaan sudah saya lakukan berkali-kali. Selama ini saya tidak mengalami banyak masalah, bahkan seringkali saya melakukannya dengan riang gembira karena akan memulai sesuatu yang baru dan lebih baik. kali ini suasananya sangat berbeda. Saya harus melakukannya dengan hati yang susah dan berat. Ini untuk pertama kalinya saya melakukan sesuatu yang tidak ingin saya lakukan. There is always be the first time for everything!
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11