AES 1140 Beauty In Pain

C.S Lewis, seorang penulis Inggris terkenal di awal tahun 1900-an pernah mengatakan bahwa cinta membuat kita begitu rentan dan lemah, Beliau berkata:" To love at all is to be vulnerable. Love anything, and your heart will centainly be wrung and possibly broken. If you want to make sure of keeping it intact, you must give your heart to no one, not even to an animal."
Membuka diri terhadap seseorang atau sesuatu mengekspos diri kita terhadap banyak kemungkinan. Kemungkinan tersakiti, kemungkinan akan kekecewaan. Entah kapan saya menulis dan ngobrol tentang ini, saya juga yakin mengutip hal yang sama yang diungkapkan oleh C.S Lewis karena saya mengakui bahwa yang beliau katakan itu sangat tepat.
Ketika kita misalnya mengajari seorang anak untuk naik sepeda, maka kita memberikan dia kesempatan untuk dapat lebih leluasa pergi ke berbagai tempat dengan lebih cepat, tapi pada saat yang bersamaan kita juga membuka kesempatan bagi dia untuk menghadapi berbagai tantangan dan bahaya. Dengan bersepeda maka akan ada kemungkinan dia menabrak atau tertabrak, membuat dia rentan akan kecelakaan.
Kerentanan langsung melekat 1 detik ketika kita dilahirkan. Begitu kita melepaskan diri dari rahim ibu, kita langsung dihadapkan pada berbagai risiko. Kenyamanan dan keterlindungan kita ketika masih di dalam rahim langsung menghilang begitu untuk pertama kalinya kita mulai bernapas, bahkan ada bayi-bayi yang begitu lahir langsung diberi antibiotik karena banyak diantara mereka yang sangat rentan akan sepsis, misalnya. Tidak semua begitu, tapi banyak. Saya mengangkat ini untuk sekedar menyatakan bahwa kita memang sangat rentan terhadap banyak hal.
Tapi begitulah hidup. Apalah artinya hidup tanpa berani mengambil risiko? Lewis berkata jika kita tidak mau terpapar bahaya, ya simpan saja hati kita dalam sebuah peti baik-baik, kunci rapat-rapat. Tapi apalah artinya hidup jika kita hanya mengurung diri dalam gelap dan tidak menikmati keindahan semesta? Itu harga setimpal yang harus kita bayar jika ingin menikmati kehidupan.
Saya sedang mengalami banyak kekecewaan, patah hati dan vulnerability. Tapi jika saya kembali melihat ke belakang, saya dapat katakan bahwa semua itu setimpal. Rasa sakit yang saya alami adalah juga merupakan pengalaman yang indah. Menyakitkan tapi indah karena itu merupakan bagian dari sebuah petualangan hidup.
"Noooo... why?" Itu adalah reaksi hampir semua teman dan sahabat yang saya kabari akan kepergian saya.
"Hi Jo. I'm quite saddened to learn of your leaving us..." Itu juga merupakan salah satu bagian dari email yang kemarin saya terima untuk mengundang saya untuk menghadiri exit interview.
Ini pengalaman yang menyakitkan. Tapi jika diamati baik-baik, ini merupakan petualangan yang indah karena dengan mengetahui reaksi kebanyakan orang disekitar saya, itu semua membuktikan bahwa relasi kami selama ini adalah merupakan sesuatu yang patut di-embraced, dirangkul dan di-treasured, dihargai dalam-dalam yang merupakan pengalaman hubungan antar pribadi yang sangat indah. Jujur saja, saya bersedia membuat hati saya kembali terkoyak-koyak demi kemungkinan menikmati kesakitan yang indah ini.
Foto credit: entrepreneur.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11