AES 1147 Terjebak Asumsi

“Oh, oh I'm trapped
Like a fool I'm in a cage
I can't get out
You see I'm trapped."
From Trapped by Colonel Abrams
Seringkali kita terjabak dalam lingkaran asumsi yang tidak ada akhirnya, seperti lingakaran setan berkutat di situ terus menerus tanpa mampu keluar. Semakin lama kita semakin terperosok ke dalam dan menjadi predator dari ketidakpastian karena terjerat dalam kesesatan asumsi.
Sebelum ngobrol lebih jauh, asumsi adalah menerima sesuatu sebagai sebuah kebenaran tanpa mempertimbangkan bukti yang jelas. Asumsi merupakan sesuatu yang sangat mudah dilakukan dan sangat nyaman karena hampir selalu cocok dengan yang kita pikirkan, apalagi ketika kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk menelaah sesuatu dan juga ketika kita merasa tidak nyaman mengkonfrontasikannya dengan pihak lain. Asumsi seringkali terbentuk di bawah kesadaran kita dan seringkali juga menyesatkan sebab belum tentu sesuai dengan kenyataan dan belum tentu benar.
Persepsi kita memang penting, tapi demikian juga dengan persepsi orang lain. Jika kita menganggap persepsi orang lain sama dengan yang kita miliki, itu adalah salah besar. Kita membuat asumsi yang salah. Kebanyakan orang tidak sadar telah jatuh kedalam perangkap asumsi karena pada dasarnya merupakan refleksi alami yang kita lakukan berkaitan dengan lingkungan di sekitar kita. Ketika kita melihat suatu hal, kita berasumsi bahwa orang lain melihat yang sama. Jika kita berbicara secara figuratif, semua itu salah. Setiap orang memiliki pandangan dengan kaca mata mereka masing-masing berdasarkan pengalaman dan latar belakang mereka yang unik.
Kita memiliki cara sendiri, tapi demikian juga orang lain karena bisa saja mereka melihat sesuatu dengan perpektif yang berbeda yang bisa saja justru lebih baik daripada yang kita miliki. Setiap orang memiliki pendekatan masing-masing dan tidak harus selalu sama dengan yang kita lakukan, oleh sebab itu kita harus berhenti berasumsi bahwa hanya ada satu cara yang baik dalam menghadapi suatu masalah.
Menurut saya agar tidak terjebak dalam asumsi, komunikasi menjadi kunci utama. Daripada berasumsi, lebih baik dikumunikasikan, ditanyakan agar kita berada di dalam konteks yang sama, atau kata orang bule "On the same page!"
Foto credit: jagad.id
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11