AtomicEssay

AES 116 School

joefeluspenulis arsip2

"We launched a rocket today." Kano memulai cerita ketika dia memasuki mobil ketika saya jemput.

"Really? Which class?" Tanya saya.

"Physics. But I did not take any pictures or video because I had to focus on finding the speed, velocity, etc."

"Wah asyik dong. Ada kegiatan apa lagi?"

"Ya begitu aja, sisanya ya biasa aja."

"Jadi kamu suka kelas ini?"

"Biasa aja, kebanyakan sih aku sibuk sendiri, ngantuk dan capek."

"Jadi kamu ga dengerin guru?"

"Ga selalu!"

Kendaraan meluncur perlahan-lahan. Saya jadi ingat di Smipa karena di sini juga macet, antara bus sekolah yang masuk dan keluar yang ada belasan jumlahnya. Para pelajar yang membawa mobil sendiri dan juga seperti saya, orang tua yang menjemput anaknya, belum lagi ada bapak-bapak tua yang mundur dan nyenggol mobil salah satu pelajar. Tambah macet! Maklum lah ada sekitar 1800 siswa di sini yang keluar dari sekolah hampir bersamaan.

Kano bercerita tentang sekolah yang daya tariknya minimal, walau guru-guru di sini kadang berusaha mengajar secara maksimal. Contohnya hari ini kata Kano guru Fisika pakai topi bajak laut. Lalu membuat semacam experiment salah satu anak berdiri di meja lalu 2 anak lain siap menembak dengan Nerf gun. Kalau jaman saya dulu ini di kelas mekanika. Hmmm... apa ya namanya sekarang?

Dulu saya senang dengan pelajaran fisika, tapi tidak pernah mendapat nilai yang bagus. Tapi memang jaman SMA bukanlah masa-masa terbaik saya ketika masih sekolah. Saya lebih banyak eksplor hal-hal lain di luar sekolah, termasuk pada jam sekolah hahaha...

Ya sekolahnya Kano seperti itu, dia selalu bilang SMA bukan masa yang menyenangkan, dia lebih senang waktu masih di Middle School, sama persis dengan bapaknya walau ibunya sih beda dengan kami berdua. Sepertinya Kano memang sudah terbiasa dengan sistem pendidikan holistik, jadi ketika di SMA dia menjadi sangat jenuh dan sibuk sendiri. Di Middle School mungkin berbeda karena pada dasarnya para pelajarnya masih lebih "anak-anak" yang bisa mencari kesibukan yang seru, sementara di SMA apalagi di musim pandemi ini yang semua serba dibatasi walau Kano bilang sangat sulit menjaga jarak di sekolah karena ketika perpindahan kelas semua 1800 siswa keluar kelas dan pindah ke kelas yang lain hanya dalam beberapa menit, sangat kacau balau dan ramai. Saya dapat membayangkan karena lorong kelas tidak besar sementara siswanya sangat banyak.

Hari ini pendek saja. Kondisi tubuh sedang kurang bersahabat.

Foto: Kano

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31