AES 1166 Bagaikan Sungai

Saya duduk menghadapi layar monitor sambil menikmati kopi dan sepotong bolu tape buatan salah seorang ibu yang hadir di acara perpisahan kemarin. Nina dan saya agak kelelahan dan memutuskan untuk keluar rumah agak lebih siang dari biasanya. Hari ini sebetulnya kami merencanakan akan pergi berenang karena masih banyak sisa di kartu langganan. Sayang jika tidak digunakan karena itu adalah kartu pra bayar yang akan hangus jika tidak digunakan. Tapi apa boleh buat kami saat ini perlu istirahat.
Hari tersisa kami tinggal di Fort Collins sudah dapat dihitung hanya dengan sebelah tangan. Tidak lama lagi, terlalu cepat dan waktu terus bergerak tanpa dapat ditahan. Ya begitulah kenyataannya, apalah manusia, kami hanya seonggok daging dan hanya sebutir debu dibandingkan dengan semesta. Tidak ada kuasa untuk mengatur bagaimana semesta bergerak. Kami hanya mampu menjalaninya dan mengalir.
Seolah-olah berenang melawan arus di sebuah sungai dengan air yang deras, sekuat apapun saya melawan, arus akan tetap menghanyutkan saya ke arah yang seharusnya. Saya telah belajar bahwa mengikuti arus akan jauh lebih menenyenangkan. Bukan pasrah, tapi mengerti bagaimana arus bekerja dan dalam menjalaninya saya akan jauh dapat menikmati perjalanan. Ketika arus begitu bergelombang dan berguncang-guncang, saya dapat sekuat tenaga menyesuaikan diri, menjaga diri agar tidak terguling. Ketika air bergerak dengan tenang, saya dapat menikmati perjalanan dengan nyaman sambil menikmati pemandangan sekitar.
Arus kadang mengarahkan ke permukaan berbatu, kita harus mampu mengalir dan berhati-hati agar tidak terantuk. Kadang air dipenuhi dengan berbagai halangan, kita harus jeli untuk mampu menghindarinya atau bahkan ada kalanya harus berani menghadapinya.
"Life is like a river, sometimes it sweeps you gently along and sometimes the rapids come out of nowhere." - Emma Smith
Begitulah hidup, kita tidak pernah dapat mengetahui apa yang akan terjadi di hadapan kita. Seperti sungai!
Foto credit: /smartwatermagazine.com
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31