AtomicEssay

AES 1222 Serius Atau Tidak?

joefeluspenulis arsip2

"Ngapain aja pagi ini?"

"Biasa, jadi mandor!" Kata saya

Pertanyaan biasa yang dilontarkan teman-teman di WAG di pagi hari sesudah mengucapkan salam. Saya juga menjawab dengan gaya bergurau, walau sebenarnya memang itu yang saya kerjakan selama ini.

Terus terang belum banyak aktivitas saya kecuali jadi "mandor" mengawasi tukang-tukang yang bekerja, membuat deal-deal baru dengan perusahaan yang saya butuhkan untuk memperbaiki rumah, mencari ide-ide yang mudah-mudahan dapat memperbaiki kenyamanan, dan sebagainya.

Namun di pagi hari sambil menunggu para pekerja tiba, saya mempunyai beberapa saat senggang kecuali jika ada kesibukan lain. Nah pagi ini saya lumayan senggang, jadi berusaha mencari kegiatan yang menyenangkan, misalnya membaca sesuatu serta berusaha menulis.

Salah satu headlines berita hari ini adalah seorang menteri koordinator yang bertanggung jawab atas bidang hukum pengatakan bahwa peristiwa 1998 bukan merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berat. "Hmmm... dalam hati saya. Coba katakan itu pada para korban!"

Kenyamanan saya langsung terusik. Itu yang langsung saya rasakan. Lalu mulai berpikir, apakah begitu rendahnya hati nurani seseorang ketika memperoleh kekuasaan? Ketika sedang tidak berkuasa dapat mengkritik berbagai kalangan dengan mudah, menjadi kelompok oposisi dan sebagainya, tapi begitu didapuk kekuasaan, maka kemudian melembut dan mengatakan suatu pendapat yang lebih "pro" pada kekuasaan? Itu pendapat seketika yang saya rasakan.

Saya bukan seseorang yang ahli dalam urusan hak asasi manusia. Saya juga tidak terlalu mengerti tentang mana pelanggaran yang berat atau ringan. Mungkin bapak menteri baru ini yang saya tahu memiliki kepakaran dalam urusan hukum mempunyai definisi yang lebih akurat. Tapi tetap saja saya merasa dikhianati.

Saya memang tidak tahu persis dan tidak menyaksikan peristiwa itu. Saat itu saya berada ribuan kilometer di tengah samudra Pasifik dan duduk di depan TV bersama teman-teman mahasiswa Indonesia yang lain sambil menangis. Puluhan aktivis mahasiswa hilang, bahkan hingga saat ini. Hanya segelintir yang tahu dimana keberadaan mereka, bahkan ada kemungkinan saat ini yang mengetahui adalah mereka yang memiliki kekuasan. Ada banyak laporan kekerasan seksual dan pelanggaran kemanusiaan yang terjadi, perampokan, pelecehan dan sebagainya. Ribuan orang melarikan diri, bahkan diantara mereka adalah teman-teman saya yang meminta suaka di Amerika. Saya mendengarkan cerita miris yang mereka ungkapkan. Nah mendengar itu semua, lalu ada ungkapan bahwa persitiwa itu bukan merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang serius. Saya merasa terganggu.

Butuh penjelasan yang benar dan akurat dari apa yang diungkapkan oleh pak menteri itu. Berita yang saya baca hanya menyomot ucapannya sedikit dan mungkin saja out of context. Berita-berita di Indonesia memang seringkali tidak dapat ditelan begitu saja tanpa dicermati terlebih dahulu. Mudah-mudahan yang saya baca pagi ini tidak seperti yang saya sangka.

Pintu depan ada yang mengetuk. Saya lihat beberapa orang pekerja datang membawa banyak material untuk kanopi, lalu ada kendaraan lain yang berurusan dengan landscape untuk halaman depan dan belakang. Rumah saya akan penuh dengan kesibukan hari ini dan beberapa waktu mendatang. Saya menyambut mereka dan berdiskusi tentang beberapa hal sebelum kemudian kembali ke dalam. Lumayan untuk beberapa saat saya dapat mengambil jarak dan rasa tidak nyaman setelah membaca berita itu mereda. Hari masih panjang, saya akan lihat kembali bagaimana reaksi orang-orang lain atas obrolan di atas.

Foto credit: scmp.com

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31