AtomicEssay

AES 1235 He Votado, I voted

joefeluspenulis arsip2

Pagi-pagi ketika saya terjaga, ada sebuah pesan singkat dari Kano di group WA keluarga kami bertiga. Sebuah stiker bulat dengan disain yang saya rasa seperti bunga berwarna ungu dan kuning dan 2 buah tulisan berbahasa inggris dan Spanyol berbunyi He Votado dan I voted. Nina dan saya langsung memberikan reaksi senang bahwa Kano untuk pertama kalinya menunaikan kewajiban sebagai warga negara yaitu menggunakan hak untuk memilih calon pemimpinnya.

Saya bukan warga negara Amerika, juga belum memiliki surat untuk menjadi permanen resident walau saya sudah tinggal di sana selama hampir 18 tahun, lebih dari setengah usia keluarga kecil kami. Memang kalau dipikir-pikir keluarga kami lebih lama di rantau daripada di tanah air kami hanya tinggal beberapa tahun sesudah menikah lalu beberapa tahun sesudah Kano berusia hampir 4 tahun hingga kelas 6 SD, sisanya di rantau. Nah Kano sendiri karena lahir di Hawaii, dia otomatis menjadi warga negara Amerika, sehingga dia kali ini bisa ikut pemilu.

Kano walaupun saat ini masih memiliki 2 warganegara, tidak tercatat sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di Amerika, karena ketika dia dahulu meninggalkan tanah air dan pindah ke Colorado, dia menggunakan paspor Amerika. Oleh sebab itu ketika pemilu Indonesia yang baru lewat dia tidak memilih karena pihak pemerintah Indonesia tidak mengetahui keberadaannya, sehingga tidak memperoleh surat suara.

Eniwei, terlepas dari hasil pemilu di Amerika yang bagi sementara orang mengecewakan, termasuk Kano yang tadi marah-marah karena mulai Januari nanti akan dipimpin oleh seseorang yang menurut kami kurang terpuji karakternya. Tapi ya begitulah politik, siapa yang menyangka orang yang sudah divonis bersalah di pengadilan untuk sebuah kasus memalukan, sudah di impeached ketika menjadi orang paling penting di sebuah negara, bahkan lebih dari 1 kali, kembali dapat meraih kekuasaan untuk kedua kalinya. Banyak faktor yang mengakibatkan itu, misalnya presiden terdahulu seharusnya sejak awal tidak berusaha mencalonkan diri lagi karena faktor usia dan kelaikan fisiknya yang sangat menurun, sebab ketika akhirnya memutuskan untuk mundur, calon yang menggantikan dia hanya punya waktu beberapa bulan saja untuk kampanye dan itu tidak cukup untuk membuktikan bahwa dia lebih baik dibanding calon dari partai republikan. Ya itu fakta yang membuat miris tapi buktinya lebih dari setengah penduduk negara itu memilih calon dari partai republik, tidak hanya menang dalam electoral colleges, tapi juga by popular votes, jadi lebih banyak penduduk yang merasa dia lebih baik. Ya sudah.

Yang bagi saya menjadi sebuah peristiwa penting hari ini adalah Kano. Memang kami mendorong dia untuk menggunakan hak pilihnya. Setidak-tidaknya dia praktik menjadi seorang warga negara yang baik dengan menggunakan hak pilihnya. Itu yang pertama, kedua saya juga bangga bahwa dia bisa melakukan itu karena secara eksplisit dia menunjukkan sebagai orang yang sudah dewasa dan bertanggungjawab terhadap hidupnya, pilihannya, pandangan politiknya dan bertanggugjawab sebagai warga negara. Ini menurut saya lebih berharga daripada hanya mendapat nilai A dari pelajaran pendidikan politik, sejarah dan entah apalagi yang berkaitan dengan nasionalisme, patriotisme dan nilai-nilai bernegara. Kalau jaman saya sih pelajaran PMP, P4 dan sebagainya yang hanya teori, tapi praktiknya ya apa yang Kano lakukan tadi pagi! Nah ini adalah salah satu manifestasi dari sebuah pendidikan karakter, tidak hanya dalam teori dan di mulut tapi melangkah dan pergi ke booth untuk menggunakan hak pilihnya. Ini baru disebut patriotik, ini baru disebut sebagai warga negara yang bertanggungjawab.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31