AtomicEssay

AES 1318 Manipulator

joefeluspenulis arsip2

Manusia itu katanya senang menghindari hal-hal yang sudah jelas di depan mata. Kita berusaha keras untuk menjauh dari masalah besar dan melakukan segala upaya agar menyembunyikannya dari realitas. Kita itu juara memanipulasi keadaan dan jago dalam hal menghindar dari masalah yang nyata. Sebelum menyangkal apa yang saya tulis ini, mari kita benar-benar berpikir ulang. Pernah kita melakukan ini? Sederhana saja, apakah kita senang berusaha tidak mengungkit-ungkit masalah yang sedang kita hadapi? Berapa kali kita berusaha untuk tidak membicarakan masalah yang kita hadapi? Nah, ada yang mengatakan pada saya untuk berhati-hati sebab katanya salah-salah ketika nanti membuka mata, kita akan seperti Blackberry, Kodak, atau Minolta yang sudah punah. Bukan apa-apa, jika kita menunda-nunda di dunia yang serba cepat ini, maka kita tidak akan pernah bisa bersaing dan akan tertinggal.

Kata Sigmund Freud, ada 3 jenis denial yang dilakukan oleh manusia, yaitu simple denial, Minimization dan Projection. Yang pertama menolak sesuatu yang tidak kita sukai. Kedua, menganggap yang tidak kita sukai itu kurang penting dan yang ketiga, menyalahkan orang lain atas masalah yang ada. Nah cara-cara semacam itu adalah contoh bagaimana kita seringkali memanupulasi keadaan. Contoh yang sederhana yang baru saja terjadi beberapa saat yang lalu, kecelakaan helikopter militer dengan pesawat terbang komersial yang akan mendarat di Amerika. Alih-alih menangani masalah secara profesional, Donald trump malah Menyalahkan mantan presiden Obama dan Joe Biden yang katanya ada aturan yang tidak beres yang mereka buat, padahal begitu di telusuri justru 8 tahun yang lalu, ketika Trump menjabat aturan itu dibuat. Lebih parah lagi Trump belum melakukan apa-apa ketika direktur FAA mengundurkan diri beberapa minggu yang lalu pada saat Trump diinaugurasi, bahkan pejabat sementara pun belum ada. Itu hanya contoh bagaimana seseorang memanipulasi kondisi yang tidak dia sukai.

Penolakan memang merupakan defense mechanism, kita cenderung menyangkal dan menolak fakta yang ada karena kita tidak menyukainya. Menunda-nunda atau prokrastinasi adalah salah satu tandanya. Pada intinya bagaimana kita dapat menyelesaikan masalah jika kita tidak mau mengakuinya? Tapi memang sangat wajar, saya sering mengalami ini jika menghadapi masalah. Ada keengganan yang saya rasakan untuk menghadapinya. Ya persis seperti yang Freud katakan, saya tidak mengakuinya, menunda-nunda dan berusaha menganggap itu bukan masalah penting yang perlu segera dihadapi. Saya tidak ingat apakah pernah mengalami kasus yang ke-3, tapi yang pertama dan kedua saya sering alami, ujungnya saya harus menghadapi masalah baru, yaitu masalah pencernaan. Hahaha. Tapi ada satu hal yang ingin saya tambahkan: Problems are part of life and facing them is an art of life!

Foto credit: lizkislik.com

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31