AES 1345 Surat

Dear Mr. Croak,
I love you. I've loved you since we met, on the street outside of the Eiffel Tower, lights sparkling at the crack of midnight. I still remember how you stare at me, with your large, unblinking eyes, glistening in the moonlight. When you leaped away the next day, I was devastated. I couldn't eat croissants for days. When I finally bit into one, it tasted.....
Sesudah paragraf itu, saya mulai membaca banyak sekali hal-hal yang absurd, ngawur dan kacau balau. Saya tertawa-tawa membayangkan sekelompok anak muda usia 20-an bergerombol di depan meja komputer lalu saling mengusulkan kata demi kata yang kemudian ditulis di layar.
Itu adalah sebuah surat yang Kano tunjukkan kepada saya sekitar 1 1/2 minggu yang lalu. Dia bercerita tentang sahabat-sahabatnya yang berkumpul di rumahnya, lalu timbul ide nakal untuk mengirim surat ke salah satu anggota kelompok persahabatan mereka yang saat ini sedang bersekolah di Eropa. Surat itu sangat ngawur, lucu dan berantakan. Apalagi di bagian bawah ada serangkaian puisi: War is peace. Freedom is Slavery. Ignorance is strength. Dan sebagainya. Hahaha.. Betul-betul ngawur.
Persahabatan mereka memang sangat seru, mereka saling mendukung satu sama lain. Salah satu dari mereka sedang berjuang, bergumul dengan masalah gender. Seorang lagi mengalami depresi ketika kuliah di sekitar Washington state, kalau tidak salah Oregon. Saya lupa. Satu lagi ada di New Zealand, ada yang di Eropa. Ada yang baru akan masuk kuliah tahun ini mendapat bea siswa karena sangat berprestasi di bidang olahraga. Ben namanya, keturunan Brazil tubuhnya sangat tinggi besar, kalau melihat dia saya harus menengadah ke atas dan badannya sangat kekar dan seperti raksasa. Dia sangat berprestasi di bidang Gulat dan football.
Sekitar 8 tahun yang lalu saya pernah menulis sebuah cerita fiksi bersambung berdasarkan pengalaman di middle school. Sekelompok anak yang berusaha memecahkan teka-teki sebuah misteri di sekolah ketika mereka menemukan sebuah foto yang terselip di salah satu buku sains di perpustakaan. Pengalaman pertemanan mereka, menghadapi peristiwa di rumah yang hampir runtuh yang dikabarkan berhantu, berusaha memecahkan teka-teki dari tabel periodik unsur kimia dan lain-lain. Saya pernah bagikan di Lingkaran blogger. Cerita fiksi itu terinspirasi dari persahabatan mereka dari middle school hingga saat ini ketika mereka semua mulai duduk di bangku kuliah. Sebuah persahabatan yang sangat seru.
Nah kembali ke surat. Entah itu ide siapa. Mereka mengetik surat itu lalu mencari seseorang di India yang bersedia mencetak di selembar kertas dan mengirimkan dengan menggunakan jasa pos dari India ke Eropa.
"Who did you find in India?" Tanya saya.
"Random person. We paid him $10." Jawab Kano
Berapa hari yang lalu Kano mengirim sebuah foto selembar kertas, selembar surat dengan sebuah komentar di sana. "Lihat apa yang saya terima di kotak pos!" Saya langsung tertawa-tawa sebab ingat lebih dari seminggu yang lalu Kano bercerita tentang menyuruh seseorang di India untuk mengirimkan surat ngawur ke sahabat mereka di Eropa.
Yang saya lihat adalah sebuah persahabatan yang seru, kemampuan mereka mencurahkan ide-ide nakal dalam bentuk tulisan, kreatifitas dan juga kehangatan mereka dalam bentuk relasi walau tempat tinggal mereka sekarang berjauhan. Saya masih membayangkan karakter-karakter mereka ketika masih kecil yang saya narasikan dalam bentuk cerita fiksi dimana ada yang tukang makan, sangat tertarik pada sains, kekakraban mereka dan lain-lain walau tentu saja dalam cerita saya karakter mereka tertukar-tukar. Kano tertawa-twa ketika saya menunjukkan cerita itu. "Salah dad, yang tukang makan itu bukan Jesus anak Mexico, dia justru kurus dan tinggi! Yang tukang makan itu Ben anak dari Brazil!" Tak apa, saya senang menulisnya dan itu jadi salah satu cara saya bagaimana mengabadikan cerita persahabatan mereka walau tidak benar-benar tepat.
Foto credit: Linkedin.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1540 Sebuah Perayaan
Kenapa topik kematian menjadi sebuah hal yang paling jarang diperbincangkan dan menjadi semacam hal yang tabu? Saya tidak terlalu mengerti jika itu dikaitkan dengan semacam rambu-rambu dalam hubungan sosial, tapi jika saya menyelami pengalaman pribadi, terutama akhir-akhir ini saya sangat lekat dal…
joefelus40
AES 1503 Bawang
Saya ikut acara ngumpul ngobrol- ngobrol seputar AES untuk yang kedua kalinya. Kali ini saya malah lebih banyak ngobrol daripada nulis. Pertama mungkin karena kangen juga ngobrol seperti ini setelah sekian lama saya absen dari kegiatan serupa. Ngobrolnya asyik sekali hanya saja kemudian saya kesuli…
joefelus21
AES 1500 The right Thing To Do
"They didn’t do it for recognition. They did it because it was the right thing to do." Lewat tengah malam pada tanggal 24 April 2018, kantor polisi di Michigan State mendapat panggilan telepon yang membuat jantung Letnan Mike Shaw hampir copot. Ada seorang pria yang berdiri di pinggir jembatan peny…
joefelus42