AES 1380 Joie Maligne

Joie Maligne (Perancis) atau schadenfreude dalam bahasa Jerman memberikan arti tentang kesenangan atau kebahagiaan ketika kita menyaksikan orang lain yang sedang tertimpa kemalangan. Saya pernah menulis tentang ini di awal kegiatan atomic essay di Smipa, tepatnya di bulan Agustus tahun 2021, hampir 4 tahun yang lalu.
Sedikit saya akan berikan ilustrasi sebelum saya melanjutkan ke niat obrolan saya hari ini. Kalau teman-teman melihat banyak pranks yang dilakukan oleh orang-orang hanya sekedar iseng atau membuat orang tertawa, nah itu salah satu contoh joie maligne. Kalau kita tertawa ketika melihat ada orang terjerumus ke sungai karena diisengi, tertawa yang kita lakukan adalah schadenfreude. Kita tertawa, ketika melihat orang lain ditimpa kesialan. Ada guilty pleasure yang kita alami karena tertawa melihat yang lucu ketika seseorang terperosok, tapi juga ada perasaan kasihan, semacam perasaan bersalah ketika kita mentertawakannya. Nah itu joie maligne atau shadenfreude.
Orang Jepang mengatakan bahwa kemalangan orang lain terasa semanis madu. Ya, itu yang saat ini dirasakan oleh banyak orang yang membenci Maga, berseberangan dengan kelompok kanan atau konservatif atau republikan di Amerika. Tapi tidak semua, karena masyarakat saat ini tidak peduli dari kubu mana maupun warna kulit apa, semua menjadi korban. Tidak hanya Amerika, tapi hampir seluruh dunia yang terlibat di pasar saham dan melakukan perdagangan dengan negara itu. Sentimen pasar saat ini sangat negatif sebagai reaksi dari perang tarif yang diinisiasi oleh Amerika.
Banyak masyarakat dari kubu biru yang tertawa, joie maligne, sambil berkata,"I told you!" melihat situasi saat ini, bahkan kandidat presiden dari kubu Democrat berulang-ulang kali dalam kampanyenya mengatakan bahwa negara kemungkinan akan menghadapi resesi pertengahan tahun ini jika kandidat lawannya yang sekarang jadi presiden menerapkan tarif. Dia mengatakan berulang-ulang kali, dan kebanyakan masyarakat tidak mendengarkan bahkan hingga sekarang banyak yang tidak mengerti bahwa tarif itu adalah pajak yang nantinya akan ditimpakan pada konsumen, yaitu masyarakat sendiri. Tadi pagi saya menonton cuplikan yang diunggah di media yang menunjukkan bagaimana sulitnya mengedukasi kelompok Maga tentang tarif. Mereka tetap ngotot bahwa yang membayar adalah eksportir. Tidak! Yang membayar adalah importir, pembeli, lalu biaya tarif itu nantinya akan ditanggung oleh konsumen karena pihak importir tetap ingin profit dan tidak akan mau menelan biaya tarif begitu saja. Kemarin saya lebih heran lagi ketika melihat ada seorang CEO perusahaan baja yang bersorak-sorai menyambut pengenaan tarif pada baja. Dia berkata bahwa akan membuka lapangan kerja, dia sama sekali lupa bahwa 100% baja yang dia gunakan didatangkan dari China! Presiden hari ini menambah tarif 50% dari yang sudah ada menjadi 104% karena China menolak menghapus retaliasi 35% tarif sebagai bentuk balasan yang dilakukan oleh Amerika. Nah, jika bahan baku semua didatangkan dari China dengan biaya tarif tambahan 104%, apakah perusahaan baja itu akan berkembang lalu membuka lapangan kerja baru? Hahaha... Oops, saya baru saja melakukan joie maligne! Maaf.
Foto credit: flickr.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11