AES 1414 Itinerary Kehidupan

"Our actions change our reality. Our intentions matter. Most people believe that their actions have consequences but don't think through the implications of that belief. But Steve (Job, owner of Pixar) did. He believed, as I do, that it is precisely by acting on our intentions and staying true to our values that we change the world." Ed Catmull (President of Pixar Animation Studios)
Hidup itu kalau dipikir-pikir sering membingungkan terutama karena tidak tahu apa yang menunggu kita di esok hari. Orang yang terlalu banyak mikir seperti saya memang selalu penuh dengan pertimbangan. Bagaimana jika begini, nanti bagaimana, dan pertanyaan-pertanyaan serta pertimbangan lain berkecamuk di dalam kepala. Ada yang mengatakan "Ya mengalir saja ". Itu sudah saya lakukan juga, tapi sebagai manusia kita sudah terbiasa membanding-bandingkan, bukan? Saya mengalir saja sementara teman-teman yang lain sudah berada di ujung sana, saya tertinggal! Nah, banyak khan yang mengalami ini? Atau ada lagi yang mengatakan "Hidup itu singkat, jangan kita membuang-buang waktu dengan percuma." Nah itu juga sudah saya lakukan, silakan saja baca obrolan-obrolan saya. Semua sudah pernah saya pikirkan, sudah didiskusikan, sudah ditulis, bahkan sudah dijalankan. Lalu hasilnya bagaimana? Ya, hasilnya saya sekarang ini! Hahaha.. Apakah saya menyesal? Apakah saya puas? Oh itu diskusi lain lagi, bukan tema obrolan hari ini. Hahahaha..
Pada intinya hidup itu memang sebaiknya memiliki semacam itinerary, persis seperti ketika kita akan jalan-jalan. Itu yang sedang saya lakukan akhir-akhir ini untuk bisa menikmati perjalanan berikutnya, tapi tentunya merupakan panduan atau guide yang fleksibel. Anggap saja kalau kita sedang pergi liburan, kita berusaha mencari segala bentuk informasi apa saja yang bisa dikunjungi, dilakukan dan dinikmati. Kita buat prioritas berdasarkan kemampuan dan kesempatan lalu dipilih mana saja yang akan kita lakukan. Tapi namanya hidup perjalanan kita tidak selalu seperti jalan lurus, jadi tidak jarang harus peka terhadap berbagai kemungkinan, jeli melihat segala kesempatan dan bijak dalam menentukan pilihan sebab itinerary yang kita susun biasanya tidak selalu cocok dengan kondisi yang kemudian kita hadapi. Itu ibaratnya.
Saya sangat kagum dengan teman-teman di Smipa yang sejak dini memetakan hidup mereka, membuat rencana, menyusun "itinerary" yang tidak saya lakukan dulu. Memang benar bahwa hidup kita tidak seperti perhitungan metematis yang mana 1 ditambah 1 menjadi 2, hidup kita mengalir seperti air dan kadang alirannya tersendat, kadang melenceng dari jalur awal sebab ada kesempatan baru atau pintu kemungkinan yang tiba-tiba muncul. Itu serunya. Pemetaan hanyalah pedoman yang kasar yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Kalau kita berkaca dari pengalaman hidup, mungkin banyak diantara kita yang jalan hidupnya penuh dengan kejutan, apalagi seperti saya yang sejak awal tidak mempunyai itinerary. Seperti kalimat-kalimat yang saya kutip di awal obrolan pagi ini, tindakan kita mengubah realitas, segala yang kita lakukan memiliki konsekuensi, jadi yang paling penting bukan kemana kita pergi tapi apakah yang kita lakukan sesuai dengan nilai yang berusaha kita selalu pertahankan. Kita harus selalu aware, jeli dan waspada terhadap berbagai kemungkinan. Kecepatan dan arah seringkali tidak begitu penting namun tentunya tergantung pada kondisi yang sedang dialami. Kita bisa membuat prioritas sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Jika butuh istirahat, ya tidak perlu memaksakan diri dan jika kita mampu berlari, kenapa tidak? Membandingkan tidak ada gunanya, yang paling cepat didepan belum tentu menikmati "pemandangan" seperti yang sedang kita lakukan.
Foto credit: bestyorkar.click
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31