AES 1431 Di Rumah Saja

"Which one is better? Right now or last night?" Tanya saya pada Nina sambil menyeruput kopi panas dan sarapan martabak terang bulan. Chet Baker bermain musik dan bernyanyi Almost Blue sebagai "musik latar" kegiatan kami pagi ini.
Nina menjawab hanya dengan senyuman. Saya sudah tahu jawabannya. Kopi panas yang "hampir" gratis sudah tersaji, tidak overprice seperti semalam, memang tidak ada milk art-nya karena saya masih belajar, tapi soal rasa, tidak banyak berbeda dengan kopi-kopi di cafe. Saya rasa apapun yang saya coba semalam bisa diciptakan di rumah. Tentunya dengan makanan yang serupa tapi tidak keasinan dan tentunya dengan harga yang jauh lebih murah.
Saya masih agak mendendam (hahaha) karena merasa agak membuang-buang waktu tadi malam. Saya benar-benar rindu akan malam yang tenang menikmati makan malam, mendengarkan musik jazz yang dulu sering saya lakukan selama bertahun-tahun. Memang tidak banyak "dokumentasi" yang saya miliki hahaha, tapi semuanya tersimpan dalam hati dan memori bagaimana menghabiskan malam yang indah dengan sebuah suasana yang luar biasa. Itu tidak saya peroleh semalam.
Lalu saya mulai berpikir, apakah masa depan manusia akan seperti yang saya perkirakan? Mudah-mudahan hanya di kota Bandung, atau mudah-mudahan karena saya semata. Tingkat kenyamanan setiap orang memang berbeda-beda. Saya yakin semalam rata-rata orang menikmati waktu spesial mereka, dengan caranya masing-masing. Ngobrol sambil diiringi musik, makan malam sambil diselubungi asap rokok mungkin tidak mengganggu mereka dan mengabadikan pertunjukan dengan telepon genggam adalah hal yang biasa. Sayangnya itu semua tidak cocok untuk saya. Saya lebih memilih makan malam dalam suasana tenang, menikmati musik juga secara maksimal tanpa ada gangguan serta saya ingin hidup sehat. Mungkin saya yang ndableg, tapi bayangkan saja apa yang saya inginkan. Siapa yang ingin menikmati makan malam di malam yang tenang dan santai? Kemungkinan besar justru saya memilih acara yang salah.
Nah, kenapa saya membayangkan di masa datang? Mungkin ini agak mengada-ada, tapi saya juga bisa berharap bahwa ada banyak perubahan yang nanti akan terjadi. Jika semakin banyak orang memiliki informasi atau pengalaman yang bisa digunakan untuk membandingkan, maka perubahan akan lebih mudah terjadi. Saya punya preferensi, punya pengalaman untuk dibandingkan, itu mungkin yang menjadikan ekspektasi saya lebih tinggi sebab saya tahu mana yang lebih menyenangkan dan mana yang lebih baik. Tidak semua perubahan dapat dilakukan dengan cepat, apalagi jika berkaitan dengan cara hidup masyarakat. Tapi boleh khan saya berharap? Untuk saat ini, sambil menunggu, mungkin saya akan lebih senang menciptaan semuanya di rumah saja terlebih dahulu!
Foto credit: Vogue.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11