AES 1483 Pemahaman

"Orang Indonesia itu jago-jago bahasa Inggrisnya loh." Kata saya pagi-pagi sambil asyik membuat kopi untuk sarapan.
"Ya? Kenapa gitu?" Tanya Nina
"Tadi gua ke Alfamart cari susu. Terus gua tanya ke si mbak kalu ada susu rendah lemak engga. Dia kebingungan dan nanya temennya." Cerita saya.
"Karena kelamaan sebab kedua mbak-mbak bingung, gua bilang aja: Low fat milk. Mbak. Eh.. baru dia ngerti." Kata saya.
"Itulah. Banyak orang yang tau nama, tau bahasa Inggrisnya tapi tidak pernah mengerti maksudnya apa. Kaya mahasiswa-mahasiswa gua. Mereka hapal banyak istilah tapi ga ngerti maksudnya apa." Kata Nina.
Dalam kepala, saya mulai berpikir. Sepertinya ada beberapa tipe orang dalam menggunakan bahasa. Yang pertama tentunya mereka yang mengetahui benar bahasa dan menggunakan dengan baik. Lalu ada yang tahu bahasa tapi tidak mengerti penggunaaanya, dan ada yang mengerti penggunaannya tapi menggunakan istilah yang salah.
Seperti contoh pengalaman saya pagi ini, dua orang mbak yang tahu bahasa Inggrisnya tapi tidak benar-benar memahami apa maksudnya, sementara ada pengalaman saya yang lain di Singapore ketika menunggu bus kota dan ada seseorang berdarah India yang berkata," It almost get!" Dia sebenarnya ingin mengatakan bahwa the bus almost gets here atau the bus almost arrives. Dia mengerti apa yang ingin disampaikan tapi menggunakan kalimat yang tidak tepat. Ya dua-duanya menarik untuk jadi bahan cerita hahaha..
Masalah bahasa sebagai media komunikasi memang tidak pernah habis. Manusia berkembang, banyak penemuan-penemuan baru sehingga butuh nama baru, bahasa juga semakin berkembang, mobilitas manusia semakin pesat dan bahasa mulai bercampur aduk dengan kata-kata serapan dari bahasa lain. Tinggal sekarang bagaimana masyarakat belajar menggunakannya.
Memang saya semakin banyak menyaksikan penggunaan kata-kata baru, yang kadang hanya memungut dari bahasa lain atau dengan melalui proses penyerapan. Tapi banyak juga yang asal menggunakannya seperti banyak saya perhatikan di konten-konten yang beredar di mana-mana di sosial media. "Ini adalah restoran terworth it yang pernah aku coba!" Itu salah satu contohnya yang membuat saya garuk garuk kepala. Sejak kapan ada kata "terworth it" hahahaha
Baiklah, penggunaan kata worth it di atas menurut saya masuk akal, walaupun mencampurkan awalan dalam bahasa Indonesia pada kata-kata dalam bahasa Inggris. Minimal yang menggunakan kalimat itu mengerti dan memahami arti sesungguhnya dari kata itu. Namun jika melihat contoh pengalaman saya pagi ini di salah satu toko mengenai low fat milk, ya ini mungkin masalah lain. Mbak-mbak itu tahu susu low fat, tapi tidak memahami apa itu susu low fat! Jadi masalahnya memang berbeda. Sama seperti ketika saya memesan kopi di salah satu gerai kopi ternama. Biasa saya mengatakan less sweet, itu yang saya pikir digunakan juga di sini, toh saya pikir gerainya dari perusahaan waralaba yang sama, jadi saya sampaikan seperti itu. "Wah kak, ga bisa kalau less sweet, kalau less sugar bisa." Nah, bingung khan? Hahahahaha.
Foto credit: nicolaspujol.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31