AES 1499 Hampir Loh!

Kalau dipikir-pikir, keberadaan saya di AES itu agak keterlaluan deh. Lihat saja apa yang jadi bahan obrolan setiap hari selama lebih dari 4 tahun ini, mungkin hampir tidak ada yang tidak tersentuh. Dari yang serius tentang pengalaman hidup, tentang membesarkan anak, sekolah, belajar hingga yang santai seperti makanan, entah sudah berapa banyak jenis makanan yang saya bahas, dan yang tidak kalah pentingnya juga saya pernah membahas tentang WC. Serius loh, toilet tempat kita membuang hajat itu sempat dibahas juga. Saya ingat ketika ngobrol soal bidet dan WC, kak Andy memberikan komentar hahaha.. Tapi itu asyiknya AES, kita bisa menulis apa saja di sana!
AES ini menurut saya tidak berbeda dengan nongkrong di warung. Coba saja kita renungkan, selama di warung sambil ngopi dan makan bala-bala atau tempe goreng, topik pembicaraan kita macam-macam dari masalah lalu lintas, masalah hubungan anak dan orang tua, masalah pekerjaan, mesin kendaraan, dan segala macam lainnya. Betul tidak? Memang sih kalau dalam bentuk tulisan seperti di AES ini ada unsur formalitasnya. Yang ditulis itu akan menempel di sana selamanya hingga forumnya (mudah-mudahan tidak) suatu waktu nanti berhenti, dihapus atau malah terlupakan. Kalau sudah lebih formal statusnya, tentunya dalam menulis juga kita harus menggunakan banyak rambu-rambu. Kalau di warung kita bisa seenaknya memaki-maki melampiaskan emosi, di forum AES ya kita sedikit menjaga tutur kata kita. Nah saya memang keterlaluan dengan tanpa pikir panjang menulis soal WC. Kenapa saya iseng sekali? Karena pada saat itu bagi saya merupakan pengalaman menarik dimana Kano ngomel-ngomel karena orang Amerika dia nilai jorok, tidak menggunakan bidet seperti di tanah air. Saya yang cinta tanah air masa melupakan saja hal itu? ini salah satu bentuk kebanggaan bahwa orang Indonesia lebih tahu tentang kebersihan pada hal tertentu dari pada orang Barat sana hahaha.. Pemikiran lainnya adalah karena saya anggap ini peristiwa lucu sehingga sayang jika dilupakan begitu saja.
Eniwei, ini tulisan saya yang ke 1499. Nanti akan saya sisipkan di hari yang ompong karena jatah nulis hari ini sudah saya penuhi. Besok saya akan tepat menulis sebanyak 1500 kali. Ini prestasi yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya walau ada semacam gegetun kalau istilah Jawanya, ada rasa menyesal bahwa tahun ini saya banyak mengalami hari-hari yang kosong, kalau tidak 1500 tulisan ini telah bisa saya capai berminggu-minggu yang lalu. Tidak apa, toh walau memang dianjurkan menulis setiap hari, tetap tidak ada keharusan. Apalagi jika dipaksakan pada saat-saat yang sulit hasilnya belum tentu baik.
Yang pasti, saya senang masih dapat bergabung di sini walau sudah hampir 10 tahun yang lalu saya tidak mengantar anak ke sekolah. Tapi pengalaman selama di Smipa memang luar biasa sehingga saya merasa sayang jika ikatan kekeluargan ini terputus begitu saja sebab walaupun masa yang pendek tapi telah berdampak sangat luar biasa pada perkembangan anak saya. Seperti tulisan salah seorang kakak kemarin tentang manusia-manusia Smipa. Ada sebuah "warna" yang khas yang tidak pernah bisa saya temukan di tempat pendidikan lain. Saya juga pernah bahas ini karena saya pernah menjadi guru di beberapa sekolah.
Nah, saya berharap bahwa apa yang saya rasakan ini juga dialami oleh teman-teman yang lain dan semakin banyak teman-teman yang mau berbagi di AES, karena ini wadah yang sangat asyik dimana kita bisa berbagi dan belajar dari pengalaman orang lain yang tercurah dalam ribuan tulisan yang terus bertambah setiap harinya.
Foto credit: makeameme.org
Komentar (1)
Dan terima kasih tentunya untuk terus mengiai dan mewarnai ruang ini Joe. Ini juga salah satu yang perlu kita jaga terus di waktu² mendatang.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1513 Antara Odading Dan AES
Sudah lama sekali saya tidak makan odading. Odading yang kalau di jawa sana kadang dinamai kue atau roti bantal, mungkin juga ada yang menyebut roti goreng walau seringnya roti goreng itu lebih padat seperti orang Okinawa menyebutnya Andagi. Eniwei, makanan jaman kecil saya ini kadang memang dikang…
joefelus22
AES 1503 Bawang
Saya ikut acara ngumpul ngobrol- ngobrol seputar AES untuk yang kedua kalinya. Kali ini saya malah lebih banyak ngobrol daripada nulis. Pertama mungkin karena kangen juga ngobrol seperti ini setelah sekian lama saya absen dari kegiatan serupa. Ngobrolnya asyik sekali hanya saja kemudian saya kesuli…
joefelus21
AES 1500 The right Thing To Do
"They didn’t do it for recognition. They did it because it was the right thing to do." Lewat tengah malam pada tanggal 24 April 2018, kantor polisi di Michigan State mendapat panggilan telepon yang membuat jantung Letnan Mike Shaw hampir copot. Ada seorang pria yang berdiri di pinggir jembatan peny…
joefelus42