AtomicEssay

AES 1525 C'est La Vie

joefeluspenulis arsip2

"Yup! That's life. Itulah hidup." Gumam saya pada diri sendiri. Sayup-sayup terdengar alunan pendarasan mazmur dalam bentuk nyanyian yang dilakukan oleh para suster Karmelit yang adik ipar saya putar. Sepertinya alunan suara lembut ini memberikan ketenangan. Ayah saya dapat tidur dengan nyenyak semalaman, bahkan harus kami bangunkan agar dapat kami gantikan pakaiannya dan saya mandikan.

Saya punya bayi 20 tahun yang lalu. Suatu hal yang sangat membahagiaan, saat itu dapat merawat buah hati sementara ibunya saya biarkan beristirahat. Post partum syndrome agak lumayan berat untuknya bahkan kesulitan laktasi membuat Nina agak frustrasi. Ternyata segala bentuk persiapan yang kami lakukan tidak cukup. Semua kelas yang kami ambil dari kelas Lamaz, stork class, parenting class yang diberikan pada calon ayah dan ibu baru kami lahap dengan penuh rasa bahagia. Pada kenyataannya tidak semudah di kelas. Bayi juga harus belajar minum, ibunya harus belajar memberi minum, ayahnya panik karena tidak tahu harus berbuat apa ketika bayi tidak dapat minum dan ibu menangis frustrasi karena segala sesuatu yang diusahakan tidak juga berhasil. Walau begitu, suasana positif selalu ada di atmosfir. Proses belajar tidak selalu mulus.

Memandikan bayi adalah kenikmatan sendiri bagi saya. Menyentuh kulit kemerahan, tangan dan kaki yang tidak pernah bisa diam membuat saya begitu gembira seperti sedang bermain dengan mahluk mungil ini, apalagi ketika sudah bisa tertawa dan tersenyum. Ini momen yang sangat indah bagi saya. Ketika sudah bisa duduk saya ajak mandi berdua di bathtub yang penuh air sabun sementara bayi Kano bermain sambil mandi. Saya belikan buku dari sejenis plastik pelampung yang bisa dibawa (dilihat gambarnya) sambil mandi. Untuk pertama kalinya bayi Kano tahu rasa air sabun sebab bukunya digigiti hahaha.. Segala masalah adalah tantangan untuk belajar dan dilakukan dengan riang gembira, juga kadang tangis dan kegemasan karena bayi Kano kadang tetap sulit diatur apalagi ketika dia harus tidur.

Sekarang saya punya bayi berusia 90 tahun! Bayi yang walaupun sama tidak banyak bicara, tapi sangat banyak menolak. Minum ditolak, makan ditolak, obat apalagi. Satu hal yang sama yang saya rasakan bahwa ruangan tempat kami berada baik bayi Kano dan bayi kakek Kano adalah ruangan yang penuh kasih sayang. Bedanya, rasa kasih sayang yang penuh rasa suka dan kebahagiaan, dibandingkan dengan kasih sayang yang penuh rasa prihatin dan kesedihan. Yang pertama adalah proses pertumbuhan, yang kedua adalah proses deteriorasi. Yup, c'est la vie! That's life. Dengan demikian keseimbangan terbentuk. Ada kebahagiaan ada kesedihan, ada awal dan ada akhir, alfa dan omega.

Kemarin ayah mengalami hari buruk, penuh kesakitan dan tidak memiliki keinginan apa-apa. Makan tidak minum tidak. Pagi ini saya hampiri dengan sedikit air hangat dan madu langsung beliau habiskan. Kemudian berbisik. "Can you get me lotek?" Saya terbelalak tidak percaya akan pendengaran. Mungkin sudah 1 bulan beliau menolak makanan yang agak keras, nasi pun ditolak karena keras, sayuran dibuat sangat empuk, saya sediakan makanan berkuah. Ditolak! Akhirnya saya harus puas dengan bubur hingga beberapa hari yang lalu. Beliau tidak mau.

Kami sediakan lotek. Mengingat beliau suka yang empuk, sayuran kami rebus kembali. Ternyata itu salah, beliau minta yang asli termasuk kerupuk dan ketika habis minta porsi kedua hahaha.. Ini adalah hari yang luar biasa. Saya bisa bernapas lega ketika kemudian beliau tertidur sesudah puas menikmati lotek yang merupakan salah satu makanan kesukaannya. Saya juga ikut senang karena hari ini ada suatu progress yang gemilang.

Saya menemukan sebuah pengalaman baru, sebuah frase baru yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan. "Menjadi orang tua itu tidak hanya untuk anak, tapi juga untuk orang tua!" Lucu jika dipikirkan, tapi begitulah hidup, c'est la vie!

Foto credit: blogs.bath.ac.uk

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31