AES 192 Mukbang

Untuk makan siang saya pesan honey walnut shrimp dan mushroom chicken di Panda Express. Kalau belum tahu, Panda Express itu adalah chinese fast food yang banyak tersebar di seluruh Amerika. Pembeli tinggal menunjuk menu yang diminati, ada orange chicken, beef broccoli, sesame chicken, beijing beef, teriyaki chicken, angus black pepper steak dan lain-lain, sementara pilihan starchnya ada mie goreng, nasi goreng atau nasi putih. Bagi yang menghindari konsumsi karbohidrat, disediakan juga supergreen yang sebetulnya adalah tumis sayuran, kol, brokoli, dan kale. Saya pilih 1/2 nasi goreng 1/2 mie goreng (karena tidak ada supergreen pada saat itu) dan 2 lauk. Selesai makan siang saya agak eungap karena porsinya besar.
Lalu saya ingat beberapa show di Food Network atau Cooking Network ada program namanya Man vs Food. Walau saya sangat menyukai segala macam show tentang makanan atau memasak, yang ini bukan program yang saya sukai, karena di sini seseorang ditantang untuk menghabiskan makanan porsi raksasa! Program ini seolah-olah propaganda obesitas! Sama halnya banyak beredar di media masa yang disebut mukbang. Saya tidak pernah menyukainya. Untuk apa sih misalnya makan seafood sepanci? Atau kalau Man Vs Food makan hamburger yang beratnya berkilo-kilo sebesar kue ulang tahun? Atau makan pizza sebesar nyiru! Sungguh saya tidak pernah bisa melihat manfaatnya dan juga tidak tahu apa maksudnya. Buat saya, ini menurut saya loh ya, itu pelecehan pada makanan! Hahaha..
Mengapa saya menganggap itu sebagai pelecehan? sebab makanan itu adalah karya seni. Jadi kuantitas itu bukan prioritas. Orang menikmati makanan karena enaknya, enak dipandang dan enak dinikmati bukan karena banyaknya. Itu yang pertama.
Yang kedua, seperti misalnya tadi saya makan siang dari Panda Express, saya hitung jumlah kalori dari yang saya makan itu 1100! Itu porsi normal yang biasa dinikmati orang pada umumnya. Saya jarang makan dengan jumlah kalori sebesar itu, karena mempertimbangkan kebutuhan tubuh saya. Saya hanya butuh 2300 kalori per hari, jadi kalau makan siang sudah 1100 kalori ditambah misalnya sarapan sekitar 300 kalori, tidak banyak yang bisa saya makan pada malam hari, apalagi kalau ingin sedikit mengurangi berat badan. Dan karena saya sudah biasa makan dengan porsi yang lebih kecil, makan siang tadi membuat saya tidak nyaman karena tubuh saya protes, perut mengatakan saya makan terlalu banyak. Pendek kata, makan berlebihan itu sama sekali tidak sehat! Coba bayangkan mukbang itu, berapa kalori 1 ember seafood? 5000? 10,000?
Kalori adalah ukuran dari berapa banyak energi yang diperoleh dari makanan. Yang saya makan 1100 itu setara dengan lebih dari 1 jam olahraga interval dan intensitas tinggi! Lari cepat selama 20 menit itu kurang lebih sekitar 400 kalori yang dibakar. Lalu apa yang terjadi jika tidak dibakar? Jadi timbunan lemak! Nah bayangkan berapa jam saya harus olahraga kalau saya coba-coba mukbang makan sebanyak 5000 kalori? Kalau saya tidak semaput, kemungkinan besar masuk UGD karena terlalu memforsir tubuh! Bayangkan orang seusia saya olahraga intensitas tingggi selama 5 jam. Pilihannya 2, rumah sakit atau rumah duka! hahahaha...
Mungkin saja mukbang atau Man vs Food itu tujuannya untuk seru-seruan. Ya silahkan saja buat yang suka menyaksikannya. Yang jelas buat saya, itu tidak sehat dan berbahaya, sama sekali tidak ada indah-indahnya, tidak ada seninya.
Foto: freepik.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31