AES 200 Grown-Up Christmas List

Ini essay saya yang ke-200. Hari ini akan nulis yang ringan-ringan saja. Saya duduk sendirian di kantor. Sepertinya teman-teman yang bekerja di kantor banyak memilih untuk bekerja dari rumah karena suhu memang sangat dingin dan menurut ramalan besok sore/malam akan turun salju yang agak sedikit lebih tebal dari sebelum-sebelumnya di musim kali ini. Sambil mengerjakan tugas yang tidak terlalu banyak, saya iseng-iseng memutar lagu-lagu natal dari Youtube. Saya menyukai Pentatonix, group penyanyi accapella yang berasal dari Arlington, Texas. Mereka sangat kreatif dan memiliki warna suara dan harmoni yang sangat apik, ada beberapa lagu mereka yang saya koleksi.
Salah satu lagu yang saya sangat sukai adalah My Grown-Up Christmas List. Lagu ini ditulis oleh Linda Thomson bersama David Foster sekitar tahun 1990-an dan pertama kali dinyanyikan oleh Natalie Cole, lalu oleh Amy Grant beberapa tahun kemudian. Pentatonix menyanyikan lagu ini bersama Kelly Clarkson. Kalau orang bule bilang Kelly Clarkson nails it! Dia menyanyikan dengan indah, memanfaatkan kemampuan dan warna suaranya yang khas. Pertama kali saya mengenal lagu ini sebetulnya dinyanyikan oleh Michael Bubble (duh, kemana saja saya selama ini? baru tahu lagu indah ini sesudah hampir 30 tahun kemudian!), tapi setelah mendengarkan versi yang dinyanyikan oleh Kelly Clarkson, saya jauh lebih menyukai Kelly. Bubble terdengar sangat datar dan monoton jika dibandingkan dengan yang dilakukan oleh Kelly yang begitu meledak-ledak dan menunjukkan emosi yang bukan main dalam menjiwai lagu itu. Menurut saya ini indah sekali.
Ada 4 versi yang sudah saya dengarkan dari lagu ini, pertama Natalie Cole dengan London Symphony Orchestra, Amy Grant, Michael Bubble dan Kelly Clarkson bersama Pentatonix yang menyanyikannya secara acappella. Masing-masing versi mempunyai kekhasan sendiri-sediri tapi tetap dari semuanya yang paling dinamis adalah Pentatonix bersama Kelly Clarkson, apalagi dinyanyikan dengan cara acappella dengan suara musik yang dilakukan dengan mulut, sangat keren, indah dan sangat menyentuh menurut saya.
Lagu My Grown-up Christmas List memiliki syair yang menawan, mengisahkan seseorang yang menulis surat kepada "Santa" ketika kecil dan sekarang ketika sudah dewasa dengan harapan yang jauh berbeda. Lagu yang sangat indah menemani saat bekerja sendirian di suhu yang dingin menjelang musim liburan akhir tahun!
Do you remember me
I sat upon your knee
I wrote to you with childhood fantasies
Well I'm all grown up now
And still need help somehow
I'm not a child but my heart still can dream
So here's my lifelong wish
My grown-up Christmas list
Not for myself but for a world in need
No more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
And everyone would have a friend
And right would always win
And love would never end, no
This is my grown-up Christmas list
As children we believe
The grandest sight to see
Was something lovely wrapped beneath the tree
But Heaven only knows
That packages and bows
Can never heal a hurting human soul
No more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
And everyone would have a friend
And right would always win
And love would never end, no
This is my grown-up Christmas list
What is this illusion called the innocence of youth
Maybe only in our blind belief can we ever find the truth
No more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
And everyone would have a friend
And right would always win
And love would never end, no
This is my grown-up Christmas list
This is my only lifelong wish
This is my grown-up Christmas list
Jika tertarik mendengarkan:
[jrEmbed module="jrYouTube" youtube_id="QffMb-SAWm4"]
Komentar (4)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31