AES 269 Con

"Let me explain. The happiest man on earth would be able to use the Mirror of Erised like a normal mirror, that is, he would look into it and see himself exactly as he is. Does that help." (Professor Dumbledore, Harry Potter And The Sorcerer's Stone)
Beberapa hari terakhir saya dan Nina menonton mini seri Inventing Anna. Sebuah kisah nyata seorang wanita yang menjadi con artist, dan hidup secara glamor di kalangan atas, menipu ke sana kemari termasuk banyak sekali orang terkenal, artis hingga para eksekutif Bank.
Kalau ditelusuri mengapa dia melakukan itu, kemungkinan besar karena masa kecil yang kurang menyenangkan. Dipandang sebelah mata oleh teman-temannya di sekolah, kondisi keluarga yang kurang beruntung secara finansial dan sebagainya. Akhirnya dia menciptakan seorang figur yang sangat berbeda dengan dirinya.
Dia mampu menciptakan seorang figur yang "wah", tinggal di hotel mewah seharga 10,000 dollar semalam, menciptakan sebuah sistem untuk mengelabui bank dan orang-orang terkenal. Pendek kata dia hidup selama bertahun-tahun sebagai seseorang yang berbeda 180 derajat dengan kondisi dia sebenarnya, bahkan dia mengganti namanya serta membuat semua orang percaya bahwa dia seorang keturunan orang sangat kaya.
Banyak orang yang memang sulit menerima diri apa adanya karena banyak kondisi yang tidak menguntungkan, karena merasa diri tidak "cukup", dan banyak faktor lainnya. Contoh di kasus Anna ini yang memberikan banyak pelajaran dalam kehidupan bahwa menciptakan sosok yang bukan dirinya sendiri dan alih-alih mencoba hidup sebagai orang lain, bukan merupakan jalan terbaik.
Self acceptance adalah kunci dari permasalahan ini. Jika memang tidak mampu melakukannya sendiri, para alhi psikologi mengatakan sebaiknya mencari bantuan, mendekatkan diri dengan orang-orang yang bisa memberikan pengaruh positif agar dapat secara perlahan-lahan mulai menerima diri sendiri apa adanya, memunculkan potensi-potensi yang mungkin terpendam karena sibuk dengan hal-hal yang negatif yang justru menjauhkan diri dari proses penerimaan diri.
Seperti kutipan di awal esai saya ini, yang dikatakan oleh proffesor Dumbledore, orang yang paling bahagia adalah orang yang dapat melihat diri sendiri di depan cermin seperti apa adanya. Anna bisa hidup mewah selama bertahun-tahun sebagai con artist, tapi sangat disangsikan bahwa dia pernah hidup bahagia!***
Foto: thedayspring.com.pk
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11