AES 280 Mie

"Vie, ini mie nya pake mie buatanmu khan? Dah tersebar di Amerika loh." Kata saya di WA sambil mengirimkan sebuah foto yang saya unduh dari salah satu media sosial. Di media sosial itu memang banyak transaksi jual beli online produk-produk dari Indonesia, termasuk masakan-masakan yang sengaja dikemas dengan vacuum pack lalu dibekukan dan dikirim ke Amerika.
Jaman sekarang apapun bisa diperoleh. Saya bisa menikmati pisang molen dari toko terkenal di daerah Dago atau yang dekat gereja Kamuning. Masakan dari gudeg, rendang sampai sate ayam yang terkenal di jalan Maulana Yusuf bisa diperoleh. Gila khan?
Nah foto yang saya kirim ke sahabat saya ini adalah salah foto iklan mie terkenal di sebuah gang antara jalan Tamblong dan Braga, Bandung. Saya senyum-senyum ketika ada iklan penjualan mie ini. Dijual seharga 13 Dollar. Saya langsung ingat bahwa restoran mie ini menggunakan mie yang diproduksi oleh sahabat saya. Ya sahabat saya ini punya pabrik mie.
"Resto nya masih take away, belum dine in, Jo. Mereka juga buat kemasan yang dibekukan untuk jastip. Tapi ga nyangka udah sampe sono" Kata sahabat saya itu lagi.
"Iya, jaman sekarang makanan dari seluruh Indonesia bisa dikirim ke sini. Ada yang jual pempek langsung dari palembang, sambal roa dari Manado bahkan salak dari Bali! Ga ngerti gimana caranya bisa lolos bawa makanan dan buah-buahan dari Indonesia." Jelas saya.
"Iya sampe kaget waktu baca."
Ya begitulah jaman sekarang. Dulu waktu pertama kali saya tinggal di rantau, boro-boro bisa makan makanan Indonesia kalau tidak nekad buat sendiri, mau ngobrol aja saya harus benar-benar hunting kartu telepon, cari yang paling murah karena hitungannya menit. Sekarang mau video call bisa gratis selama mempunyai koneksi internet!
Kenapa hari ini saya cerita tentang mie? Karena entah mengapa tiba-tiba hari ini media sosial yang saya lihat isinya semua tentang mie. Ada yang mengunggah gambar mie Tongsim dari Jakarta, lalu mie dari Bandung yang jadi bahan obrolan saya dengan sahabat itu, kemudian ada yang mengunggah cwie mie dari Malang, lalu ada teman saya di Bandung yang pamer satu mangkok mie yang ditemani dengan bakso, ada yang jual mie karet dari krekot, tidak cukup sampai di situ, salah satu chef yang sering saya tonton tayangannya hari ini menu masakannya juga mie Korea. Ada apa dengan Mie hari ini? Kok ramai sekali? Padahal saya sama sekali sedang tidak kepingin makan mie. Yang saya inginkan adalah rujak petis lengkap dengan kangkung, tahu, tempe, toge, bengkoang, timun dan kalau ada mangga muda lengkap dengan bumbu kacang yang manis pedas dicampur dengan petis yang hitam pekat!!! Hahahaha***
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11