AES 284 Persepsi (Tapi Gagal)

Saya punya sebuah pengakuan untuk kegiatan menulis hari ini. Pagi hari sebetulnya saya ingin sekali menulis tentang persepsi. Persepsi tentang banyak hal, misalnya tentang hidup, atau tentang persepsi saya terhadap keputusan di tempat kerja yang mulai besok penggunaan masker sudah dihentikan, artinya semua karyawan, mahasiswa dan staf dosen tidak perlu lagi memakai masker karena menurut statistik, angka kasus Covid sudah sangat rendah. Katanya sudah dibawah angka 100 untuk Larimer County. County di mana kota Fort Collins berada yang berpenduduk 375,161. Jadi kalau saya tidak salah hitung, hanya 0,02% saja angka kasus baru setiap harinya. Oleh sebab itu sudah dianggap aman. Bagaimana persepsi saya tentang ini?
Nah rencananya saya ingin menulis tentang persepsi ini, tidak hanya masker tapi juga tentang yang lain, hanya saja saya tidak bisa berkonsentrasi sama sekali karena saya lapar! Hahaha.. Iya, sungguhan! Kenapa begitu? Karena hari ini hari Rabu Abu, dan saya memutuskan untuk mengikuti aturan gereja untuk berpuasa.
Saya begitu respek dengan teman-teman yang menganut agama Islam. Sungguhan! Orang Katolik seperti saya hanya berpuasa 2 hari setahun yaitu hari Rabu Abu dan hari Jumat Agung, antara 2 hari itu kami harus berpantang. Pantangannya silahkan pilih sendiri, ada yang pantang makan daging selama 40 hari, ada yang pantang gula, dan sebagainya. Tahun ini saya mau pantang yang lebih psikologis, yaitu pantang marah, pantang jengkel dan belajar jauh lebih sabar. Ini susah karena pekerjaan saya salah satunya menghadapi orang-orang yang kadang-kadang menyebalkan hahaha.. Ini tantangan! Buktinya hari ini saja saya sudah "agak" terpancing untuk ngomel karena ada yang tidak melakukan pekerjaannya dengan baik sehingga saya harus "menunggu". Nah untungnya begitu saya mulai agak terganggu, saya diingatkan untuk tetap sabar, mengambil napas panjang dan let it go. Apakah saya nanti akan berhasil? Mudah-mudahan.
Kembali ke niat saya untuk menulis. Tubuh saya butuh perlakuan khusus karena tidak terbiasa dan tidak terlatih untuk bertahan dalam keadaan lapar. Otak saya bekerja dengan lambat dan sulit berkonsentrasi. Jadi niat saya menulis tentang persepsi, gagal total karena saya tidak bisa berpikir dan merancang format tulisan. Yang ada ya saya biarkan mengalir dan menulis seperti ini. Lalu tulisan ini akan saya beri judul apa? Juga saya tidak berhasil untuk memikirkan judul. Judul yang sudah saya tulis, yaitu Persepsi, saya biarkan tetap ada lalu saya tambahkan dalam kurung "tapi gagal" karena memang gagal! hahaha.. Sekali lagi saya tidak bisa membayangkan bagaimana seandainya saya harus menahan lapar seperti ini selama 30 hari seperti rekan-rekan saya yang Muslim. Respek dan salut terhadap mereka, karena saya yakin tidak akan mampu. Tapi untuk menjawab tantangan, saya tetap akan ke gym sore nanti. Lihat saja nanti saya akan pingsan atau tidak hahaha... Salam!***
Foto: stock.adobe.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31