AtomicEssay

AES 306 Simetri Dan Keseimbangan

joefeluspenulis arsip2

Simetri adalah konsep matematis yang diambil dari alam. Perspektif dari cermin itu adalah bentuk dari simetri, imaji cermin, itu simetri. Semesta menunjukkan banyak hal yang simetris seperti misalnya manusia pada prinsipnya diciptakan secara simetris, mata dua, telinga dua, tangan dan kaki dua dan kalau dtarik garis vertikal sebetulnya semetri walau kalau dilihat secara lebih detail karena hal-hal tertentu yang mempengaruhi dalam perjalanan hidup, kesimetrisan itu mulai terdistorsi. Misalnya postur duduk kita yang salah, maka tubuh kita yang tadinya simetris lalu dari waktu ke waktu kemudian mulai bergeser, tulang belakang kita tidak lagi lurus simetris karena kelakuan kita yang tidak tepat.

Keseimbangan menyangkut masalah bobot. Semacam efek visual yang tercipta karena "bobot"-nya sama. Tidak perlu simetris tapi dapat dibuat seimbang. Seperti kalau kita mencuci pakaian dimesin cuci yang "top Load" kalau bobotnya tidak seimbang maka pada saat spinning untuk proses  pengeringan, maka mesin cuci bisa bertingkah kacau balau, bunyinya menjadi berisik dan prosesnya menjadi tidak sempurna. Untuk itu kita harus hentikan sejenak, kita buat seimbang lalu semuanya akan berjalan dengan baik. Salah satu cara untuk mempermudah keseimbangan adalah dengan membuatnya sesimetris mungkin. Atau mungkin ini tidak benar-benar tepat mengatakannya. Saya ulang, simetri adalah salah satu cara untuk mempermudah menjadi seimbang.

Di semesta juga hadir ketidak-simetrisan atau disebut asimetris. Contoh, posisi jantung manusia itu tidak tepat ditengah, dia lebih ke samping kiri, jadi jika ditarik garis vertikal dari tengah wajah ke bawah maka jantung tidak tepat terpotong ditengah-tengah. Ketidak-simetrisan tidak menjadi masalah, mungkin secara estetik untuk orang-orang yang tertentu akan menganggu seperti misalnya pensil tidak ditaruh lurus berbaris dia mempunyai dorongan untuk memperbaiki. Saya agak-agak begitu, melihat orang memakai pakaian bergaris vertikal tapi kemudian ada ketidaksempurnaan, misalnya dibagian kaki miring-miring, saya jadi disorientasi dan terganggu hahaha... Sama seperti istri saya kalau saya parkir tidak lurus dia ngomel-ngomel dan jadi bahan tertawaan Kano sementara saya seneb hehehe..

Lalu apakah asimetrikal itu mengganggu? hmm.. Mungkin saja, misalnya tubuh kita bengkok maka kalau lari akan jauh lebih sulit untuk lurus. Tangan kita hanya sebelah juga sulit untuk berlari lurus. Butuh tindakan yang lebih kompleks untuk membuat jadi seimbang, karena butuh tindakan dan teknik tertentu untuk membuat hal yang tidak sama menjadi seimbang. Orang sering menyebut ini sebagai asymmetrical balance. Ya seperti mesin cuci tadi, tidak simetris dan beban tidak seimbang, maka harus diatur sedemikian rupa sehingga menjadi seimbang dan kemudian baru bisa berputar dengan sempurna.

Sekarang, bagaimana menerapkan konsep simetris dan asimetris dalam kehidupan yang seimbang. Hmm... ini topik sangat menarik. Saya akan mulai merenung dan mudah-mudahan bisa menjadi esai baru. Ada yang tertarik untuk sama-sama membahas? Seru ini!

Foto: Karya estetik oleh Chihuly dari Gelas (Diambil di Chihuly Garden And Glass, Seattle, WA)

Komentar (1)

Andy Sutioso

wow... asik nih... sebetulnya cukup banyak juga yang sudah bahas tentang kesetimbangan di Ririungan ini. Jangan2 suatu waktu bisa jadi buku tersendiri...

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES795 Sacred Geometry

Bagaimana keterkaitan matematika dengan kehidupan, dengan alam semesta, dengan penciptaan, dengan spiritualitas? Hal inilah sejauh yang kita alami tidak pernah dibahas atau dipelajari - setidaknya dikenalkan saat di berbagai ruang pendidikan. Saat ini pelajaran terkait angka dan logika dikenalkan l…

Andy Sutioso22
AtomicEssay

AES150 Enerji, Hitungan dan Kehidupan

Saya percaya betul semesta itu tidak hitung-hitungan - atau setidaknya cara semesta berhitung berbeda dengan cara manusia berhitung. Saya juga percaya Hukum Kekekalan Energi yang diformulakan oleh Einstein adalah benar adanya. Karena segala sesuatu di alam semesta ini adalah enerji (dan kesadaran /…

Andy Sutioso40
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31