AES 313 I Am Happy

"Here is Yohaaaan! We were just talking about you!" Kata Marsha dan disambut dengan tawa oleh Emma. Mereka adalah dua orang chef yang bertugas di unit cold prep.
"So, you are talking bad about me behind my back?" tanya saya sambil tertawa.
"Of course not! We love you to be here and help us all the time!" Jawab Emma yang disambut juga oleh Marsha, "We never talk bad about you"
Gurauan ringan kemudian berlangsung dan disusul dengan urusan pekerjaan. Cold Prep, Bakeshop dan Catering adalah unit-unit utama yang menjadi tanggung jawab saya. Saya menjadi tumpuan mereka sebagai pengada bahan baku, lalu lintas transfers produk jadi atau bahan mentah, semua pesanan-pesanan produk jadi dari unit lain yang masuk dan sebagainya. Itu tugas pokok saya dan sejauh ini selama beberapa tahun terakhir tidak pernah ada keluhan dan semua berjalan lancar. Mereka senang dengan kehadiran dan bantuan yang saya berikan.
Gurauan-gurauan kecil semacam itu memang sangat menyenangkan. Setiap orang merasa diapresiasi keberadaannya. Kinerjanya diakui, bantuannya dibutuhkan dan sebagainya. Saya bahagia bisa menjadi bagian dari mereka, mereka senang dengan usaha saya yang memperlancar pekerjaan mereka.
Kebahagiaan orang memang berbeda-beda. Saya selalu berusaha memegang teguh prinsip bahwa hal-hal kecil dapat membuat saya bahagia, dengan demikian hidup tidak akan terus terpusat pada hal-hal yang terlalu luar biasa, walau yang dimaksud dengan luar biasa itu relatif dan tergantung dari bagaimana kita melihatnya. Dengan memanen kebahagiaan dari hal-hal kecil, hidup ini akan menjadi lebih ringan. Hal-hal kecil menjadi seperti sumber bahan bakar.
Seperti di awal cerita, saya bisa berbahagia hanya dengan merasa menjadi orang yang berguna, yang dapat membantu orang lain. Hanya dengan ungkapan rekan kerja, " My job becomes easier when you are around", itu sudah cukup bagi saya untuk merasa berbahagia.
Banyak hal-hal kecil yang bisa menjadikan hari yang menyenangkan. Misalnya saya bisa berolahraga saja sudah menyenangkan. Bayangkan mereka yang ingin berusaha tetap sehat atau menurunkan berat badan tapi kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk melakukan cardio, repot bukan? Ya bisa lari di treadmill atau rowing itu privilege! Saya bersyukur bisa melakukan itu dan itu membuat saya bahagia. Sederhana bukan?
Saya senang bisa mendengarkan musik saat bekerja, sepanjang waktu malah. Coba bayangkan teman-teman saya yang bekerja di front line menyajikan makanan, mereka tidak bisa menggunakan headphone atau earphone!
Saya jadi ingat ketika sedang menggeh-menggeh berlari di gym dan saat itu musik yang diputar adalah komposisi Pharell Williams yang terkenal di film Despicable Me:
It might seem crazy what I am 'bout to say
Sunshine she's here, you can take a break
I'm a hot air balloon that could go to space
With the air, like I don't care, baby by the way
Huh (Because I'm happy)
Clap along if you feel like a room without a roof
(Because I'm happy)
Clap along if you feel like happiness is the truth
(Because I'm happy)
Clap along if you know what happiness is to you
(Because I'm happy)
Clap along if you feel like that's what you wanna do
Dalam kondisi kepayahan dan badan merintih minta berhenti berlari, saya yang tadinya mulai mendekati putus asa, mendengar lagu yang berjudul Happy itu jadi diingatkan bahwa saya bisa berlari dan pada saat yang sama saya bisa menikmati musik. Dua hal yang membuat saya bahagia, masa jadi putus asa?
Ya saya bahagia karena bisa melakukan banyak hal, jadi orang yang dibutuhkan, bisa mendengarkan musik, bisa berolahraga, bisa masak yang membuat keluarga kecil saya tetap sehat, bisa menulis seperti di AES ini, bisa membaca tulisan teman-teman.
Saya bahagia bahwa saya pernah gagal, sehingga mengenal betapa indahnya sebuah keberhasilan. Saya bahagia bahwa saya pernah sakit sehingga saya mengerti bahwa kesehatan itu sangat berharga. Saya bahagia bahwa saya pernah kelaparan, sehingga saya dapat bersyukur ketika memiliki nasi dan garam. Saya bahagia bahwa saya pernah terpuruk dan tidak punya apa-apa, karena saya tahu bahwa saya selalu dikelilingi oleh sahabat yang selalu bersedia membantu. Saya bahagia pernah kehilangan banyak kesempatan dalam hidup karena kemudian mampu melihat bahwa banyak pintu menuju keberhasilan lain yang terbuka. In short, I am happy because of so many reasons but mostly I am happy to be who I am! ***
Foto: i.stuff.co.nz
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1540 Sebuah Perayaan
Kenapa topik kematian menjadi sebuah hal yang paling jarang diperbincangkan dan menjadi semacam hal yang tabu? Saya tidak terlalu mengerti jika itu dikaitkan dengan semacam rambu-rambu dalam hubungan sosial, tapi jika saya menyelami pengalaman pribadi, terutama akhir-akhir ini saya sangat lekat dal…
joefelus40
AES 1503 Bawang
Saya ikut acara ngumpul ngobrol- ngobrol seputar AES untuk yang kedua kalinya. Kali ini saya malah lebih banyak ngobrol daripada nulis. Pertama mungkin karena kangen juga ngobrol seperti ini setelah sekian lama saya absen dari kegiatan serupa. Ngobrolnya asyik sekali hanya saja kemudian saya kesuli…
joefelus21
AES 1500 The right Thing To Do
"They didn’t do it for recognition. They did it because it was the right thing to do." Lewat tengah malam pada tanggal 24 April 2018, kantor polisi di Michigan State mendapat panggilan telepon yang membuat jantung Letnan Mike Shaw hampir copot. Ada seorang pria yang berdiri di pinggir jembatan peny…
joefelus42