AES 34 {titik awal} bagian kepala
Kepala
Raja dari ikan tuna di samudera lepas
Mendapat mandat berubah menjadi salmon
Perjuangan sang raja menjadi lebih sulit
Berenang melawan arus formalisasi dunia ini
Gencar merusak akar pondasi pohon
sang raja tidak lagi berenang mengarungi samudra bersama kawanannya
Perjuangannyq masih satu tuju
Hanya sudah berbeda tempat dan bentuk
Kawanannya kehilangan arah
Tersesat di ambang gelombang laut pasang
Terpecah belah akibat solidaritas yang tak lagi mengekang
Menjadi kawanan kawanan baru yang kecil dan rapuh termakan predator
Tatanan yang sudah hancur
Terpencar di setiap buliran air samudera luas
Yang katanya baru 3% terjelajahi
Hilang arah tak berkepala
Pimpinan raja yang beralih menjadi dalih yang masih mentah
Belum siap memegang kawanannya
Untuk apa mengikuti gerombolan ikan tuna yang tidak kenal arah
Hilang direksi tujuan
Berputar tabrakan satu dengan yang lain
Saling menunggangi
Memanfaatkan satu dengan yang lain
Menjadikan sesamanya kudang tunggangannya
Tutur kata yang katanya beretika
Menjadi mata pedang yang mencabik moralitas suatu komunitas
Dimana katanya berdalih karakteristik yang baik?
Dimana katanya bertumbuh belajar satu dengan yang lain?
Ketika masih bertutur menggurui
Mengkritik moral seseorang dengan tutur yang amoral
Pandangan mu sebatas otonom
Yang tak paham proses hanya mengenal hasil
Dimana yang katanya komunitas?
Ketika masih saling menusuk dari belakang
Salah satu kawanan mu pergi mengarungi samudera
Menjelajah twmpat baru mencari persinggahan yang aman dan layak utk kwannya
Hanya saja ketika kembali
Mereka sudah lupa dengan wajahnya
Yang berubah karena medan perjuangan yang ia tempuh
Dia tidak tinggal diam
Dia akan bergerak memberantas tatanan yqng hancur
Hanya saja belum waktunya
Karena dia mau meningkatkan kualitasnya
Jauh lebih dari pada kawanannya
Yang hanya bisa perang dengan tutur yang tak bersua
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 35 Lama Sudah
Spontan saja ketika malam hari aku merasa butuh menuliskan sesuatu di ririungan. Kurasa banyak yang telah berubah dan berganti seiring berjalannya "waktu". Seharusnya sih seperti itu, karena aku percaya semesta dan alam sudah mengatur semuanya dengan begitu baik dan sempurna, mereka bekerja sama de…
AES 33 {titik awal} bagian tragedi, paragraf ke 7
industri paling berdosa adalah industri persepsi. disinilah pandangan kita sebagai manusia di permainkan oleh manusia lain. namun itu tidaklah salah dan berdosa, hingga manusia yang melihat termakan dan terseret persepsi tersebut. Persepsi tidak selalu mengenai hal yang berbau visual, namun sudut p…
AES 31 {titik awal}
kembali disini. bagiku ini adalah titik awal, walau pada kenyataannya inilah titik akhir perjalananku disini. namun seseorang berpesan kepada ku untuk jangan berhenti menulis. karena perkembangan jaman manusia di tentukan oleh aksara. Jejak kaki ku di hari kemarin adalah sejarah, telapak kaki yang…
