AES 403 Don't Prioritize Your Look

Pukul 07:44 malam. Di luar angin begitu besar, katanya sekitar 60 mile/jam disertai bunyi halilntar dan hujan gerimis. Menurut ramalan cuaca ada kemungkinan turun hails bisa sampai 1.5 cm. Walau sudah hampir pukul 8 alam, di luar belum gelap. Ya begitulah di musim panas, siang lebih lama dari pada malam, pukul 5 pagi sudah terang dan menjelang pukul 9 malam baru mulai gelap.
Jika mengikuti keinginan saya sudah ingin memejamkan mata. Lelah sekali rasanya, tapi saya masih harus menjemput Nina yang hari ini kebagian tugas malam, jadi memejamkan mata bukan pilihan yang baik jika nanti saya harus bangun dan menyupir. Saya harus melakukan sesuatu sambil menunggu waktu menjemput tanpa harus memejamkan mata.
Saya masih harus menulis hanya saja belum punya ide yang bagus, dan rasa lelah seperrti sekarang ini begitu menghambat. Seringkali saya bisa menemukan sebuah inspirasi dengan membaca tulisan teman-teman di Ririungan, tapi sekarang sedang musim libur jadi kelihatannya kegiatan menulis juga banyak yang libur hahaha. Ketika saya buka Ririunganm tulisan terakhir malah tulisan saya sendiri. Saya agak kehilangan juga membaca tulisan teman-teman yang seru-seru yang seringkali menginspirasi saya untuk menulis sesuatu.
Saya kemudian mulai berusaha membaca banyak hal. Berita, tidak ada yang menarik, yang picisan banyak sekali. Aneh! Semaki menghindari kok semakin banyak yang bermunculan. Sosial media isnya kebanyakan teman-teman yang berlibur. Masih tidak ada bahan tulisan. Tiba-tiba salah satu sahabat saya menuliskan sesuatu. Ini adalah ucapan seorag artis, Judi Dench, yang dulu bermai sebagai M di film-film james Bond: Begini tulisannya:
In her own words;
Judi Dench
"Don’t prioritize your looks, my friend, as they won’t last the journey.
Your sense of humor though will only get better with age.
Your intuition will grow and expand like a majestic cloak of wisdom.
Your ability to choose your battles will be fine-tuned to perfection.
Your capacity for stillness, for living in the moment, will blossom.
Your desire to live each and every moment will transcend all other wants.
Your instinct for knowing what (and who) is worth your time, will grow and flourish like ivy on a castle wall.
Don’t prioritize your looks, my friend,
they will change forevermore, that pursuit is one of much sadness and disappointment.
Prioritize the uniqueness that makes you you, and the invisible magnet that draws in other like-minded souls to dance in your orbit.
These are the things which will only get better."
Kutipan ucapan Judi Dench ini sangat dalam dan butuh permenungan karena mencerminkan banyak nasihat tentang hidup. Tapi saat ini saya sudah sangat lelah untuk berusaha menyelaminya. Saya akan coba lain waktu. Kali ini saya lebih baik undur diri dulu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31