AES 415 Just Tired

"Are you okay, dad?" Tanya Kano
"I'm ok, just tired." Jawab saya.
"Go sleep." Kata Kano lagi
"I can't. I have to pick mom up in an hour."
Sepertinya ini yang saya rasakan hampir setiap hari akhir-akhir ini. Ketika tiba di rumah saya begitu lelah dan hanya berbaring sambil menunggu waktu untuk menjemput Nina menjelang pukul 10 malam nanti. Produktifitas saya runtuh begitu tiba di rumah.
Masih ada sekitar 2 minggu lebih sebelum sistem aplikasi baru di tempat kerja akan mulai digunakan dan saya merasa persiapan masih jauh dari siap. Dalam kondisi seperti ini fisik dan mental saya begitu rapuh apalagi jika dihadapkan dengan berbagai masalah yang berkaitan dengan instansi lain yang sama sekali tidak peka dengan situasi. Saya jadi mudah terganggu. Jadi ya begitu tiba di rumah saya sudah kehabisan energi.
Tadi pagi saya mulai kembali berenang walau walau belum bisa mengikuti kelas dengan 100 persen. Banyak bagian yang saya lakukan setengah-setengah karena tangan saya masih belum pulih dengan sempurna. Masih butuh setidak-tidaknya beberapa hari lagi, atau bahkan kalau menurut dokter 2 minggu lagi. Tapi saya tidak bisa menunggu selama itu sebab saya butuh suntikan hormon bahagia yang menurut saya paling efektif dengan berolahraga. Lari di sore hari ketika tubuh sudah lelah dan suhu mendekati 40 derajat bukan hal yang ideal. Jadi saya memilih berenang, dan berharap dalam waktu seminggu 2 minggu mendatang saya bisa kembali ke gym.
Menulis bukan kegiatan yang mudah ketika tubuh sudah kehabisan energi. Saya berbaring berlama-lama sambil terus berpikir dan mencari ide topik apa yang bisa saya angkat dan kembangkan menjadi sebuah tulisan. Terlihat betul ketika di hari-hari kerja, produktifitas menulis saya menurun dan hasil yang tercetus dalam bentuk tulisan bagi saya jauh dari memuaskan, berbeda dengan ketika saya tidak perlu berangkat kerja, walau akhir-akhir ini topiknya yang santai dan hanya sekedar cerita ringan, tapi setidak-tidaknya saya masih bisa menikmati proses menulisnya dan tidak merasa terlalu dipaksakan hanya sekedar tidak mau bolong.
Hari ini begitu juga. Kelelahan dan sulit menemukan ide karena tubuh dan pikiran meminta saya untuk beristirahat sementara keinginan saya untuk tidak berhenti menulis terus berbenturan. Tuntutan tubuh untuk hanya diam tidak melakukan apa-apa dan membayangkan penyesalan jika rantai menulis saya terputus terus menerus bertumbukan. Antara tuntutan untuk menyerah dan dorongan untuk terus mencoba tidak berhenti terus menuerus berlomba. Sejauh ini keinginan untuk terus masih menang tapi juga terus-menerus terbentur dengan kesulitan memikirkan ide karena otak saya sudah kelelahan dan tidak bisa berpikir jernih untuk mengembangkan ide. Ya begitulah, antara semangat dengan kemampuan saling bertentangan.
"I wish you could drive and pick mom up." Kata saya bergumam. Saya tahu Kano mendengar gumamam saya dan dia menjawab dengan gumamam yang tidak jelas sambil kembali ke kamarnya. Hahahaha.. dalam hati saya berharap mudah-mudahan dia segera menyerah dan bersedia saya antar ke sekolah mengemudi. Asyik juga membayangkan saya bisa beristirahat dan Kano bisa pergi menjemput ibunya di kantor. Tapi saya tidak mau memaksa. Jika dia sudah merasa siap, dia akan dengan sukarela menyediakan dirinya untuk segera pergi ke sekolah mengemudi. Saya tidak mau memaksakan karena saya tahu ketika niat sudah muncul maka akan jauh lebih mudah memperoleh pencapaian yang maksimal. Semua ada waktunya! Nah sekarang waktunya saya berdiap-siap, sebentar lagi harus pergi menjemput Nina lalu saya baru bisa benar-benar beristirahat. I am just tired!
Tiba-tiba ada email masuk dari salah seorang associate director di tempat kerja! Gila, masa pukul 9:30 malam masih ada email masuk? Mungkin sudah saatnya saya menutup laptop dan berhenti melihat segala pesan yang masuk, jika demikian kapan saya tidak merasa lelah? Hahahha... Nasib!
Foto Credit: wellandgood.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31