AtomicEssay

AES 418 Hangus

joefeluspenulis arsip2

Pulang kerja ketika membuka pintu rumah saya langsung terpana. Ada bau hangus yang luar biasa. Otomatis saya langsung ke dapur dan mencari biang keladinya. Semua terlihat biasa saja, indikator lampu oven dan kompor tidak menyala jadi tidak ada yang sedang terbakar, bahkan saya pegang semua permukaan kompor, tidak panas maupun ada yang menyala. Apa ini? pikir saya.

Saya lihat tempat sampah, lalu saya tertawa. Sebuah tutup dari plastik yang biasa saya gunakan untuk ditaruh di dalam microwave jika memanaskan sesuatu dengan tujuan agar cipratannya tidak kemana-mana sehingga tidak perlu mencuci atau membersihkan bagian dalam microwave terlihat bolong, hangus dan berwarna coklat kehitaman. Saya tidak perlu menduga-duga lagi, ini pasti kerjaan si parasit gondrong hahahaa..

Langsung saya naik ke lantai dua, ketuk pintu dan si gondrong sedang duduk menghadapi 3 buah layar komputer. Dia menoleh sambil nyengir dan tidak perlu saya tanya langsung nyerocos:

"Hi dad, the thing is I was just woke up and still very sleepy. I tried to make tonkotsu ramen but I forgot to add water. I set the microwave for 4 minutes and yea.. it burned. I cleaned it up though. I am sorry!"

"Did the fire detector go off?" Tanya saya penasaran.

"No! but I closed all the bedroom door so the smell did not go to the bedrooms." Katanya. Hmm... lumayan juga, pikir saya. Dia memikirkan akibat dari keteledorannya.

Saya tidak bisa membiarkan begitu saja. Ini peristiwa penting dan perlu dikenang. Saya turun dan mengambil HP.

"Why are you taking picture?" Tanya Kano

"So I will remember." Kata saya.

"Are you going to write a blog about it." Tanya dia lagi

"Maybe." Kata saya dengan nyengir. Ini bakalan jadi kenangan seumur hidup, tentu saja akan saya tulis hahahaha...

"Oh No! I am sorry, dad! I was still very sleepy." Katanya.

"It's okay. Silly thing happens. But you have to throw away everything before the smell lingers in the whole apartement." Kata saya.

Kano segera mengangkut tempat sampah dan membuangnya sementara saya mulai sibuk mencari cara untuk menghilangkan bau hangus di seluruh rumah karena kepala saya langsung sakit karena baunya bukan main. Saya tidak tinggal diam, fotonya langsung saya kirim ke Nina yang dari pagi bekerja sampai nanti malam hari. Berita heboh ini harus segera disebarkan hahahaha..

"Geez!" Kata Nina. "What was it?" Tanya Nina

"Food cover for microwae and a bowl of ramen" Kata saya

Dari berbagai bacaan yang saya lihat di Internet, salah satu cara menghilangkan bau hangus di seluruh rumah adalah dengan menyalahkan kipas angin, semua pintu di buka, menggunakan baking soda dan merebus cuka dan lemon. Saya coba semua!

Saya ambil mangkuk diisi air dan memotong-motong lemon dan saya taruh di microwave selama beberapa menit hingga mendidih dan saya biarkan rebusan itu di dalam. Sementara itu saya juga mengambil panci dan merebus lemon dan cuka dan seluruh ruangan mulai berbau berbeda, tidak lagi bau hangus tapi bau citrus dari lemon hahahaha... Ya mendingan bau lemon lah daripada bau hangus... Yang penting sekarang saya bisa punya bahan ketawa, apalagi melihat tutup plastik yang bolong hangus dan ramen yang jadi arang! Gimana mau kerja di

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31