AES 432 Abal-Abal

Hari ini saya sangat senang melihat banyak kesibukan. Bukan kesibukan di tempat kerja, karena kalau di pekerjaan sibuk itu sudah biasa, bahkan hari ini saya tetap berada di kantor walau sudah hampir lewat 30 menit sesudah jam pulang. Yang membuat saya senang adalah melihat kesibukan di Ririungan Smipa! Tulisan demi tulisan mulai ramai ditampilkan, dari yang sudah lama kenal hingga yang baru yang saya sama sekali tidak tahu siapa.
Di samping Ririungan, di WAG Smipa juga ramai dengan ditambahkannya koordinator kelas dari pihak orang tua. Yang selama ini sepi sekarang mulai muncul tanda-tanda kehidupan, bahkan saya lihat ada beberapa grup baru seperti Badminton, juga saya lihat dimulai kembali grup tari. Sepertinya 2 tahun vakum karena Covid sudah mulai dilewati.Itu yang saya bayangkan sambil senyum-senyum di tempat olahraga. sambil terus berlari dan mendayung dan angkat berat, saya terus melamun alangkah serunya jika bisa ikutan badminton, misalnya.
Tiba di rumah sesudah lewat dari 12 jam di laur rumah, saya sudah kelelahan. Pulang kerja saya langsung ke tempat olahraga. Tiba di rumah langsng sibuk menyiapkan makan malam, karena ternyata tidak ada makanan dan Nina seharian sibuk, sekarang saja dia masih ngantor hingga pukul 10 malam nanti. Jadi saya menyiapkan masakan abal-abal yang merupakan kehebatan saya. Maksudnya adalah melihat apa yang ada di kulkas lalu ngarang. Saya masih ada sepotong daging, lalu saya taruh di atas cast iron sesudah dibumbui garam dan lada. Sementara itu saya membuat saos dari mentega, bawang putih, anggur putih, kecap asin, cayenne pepper dan agave untuk pemanis. Begitu daging sudah saya balik untuk menciptakan lapisan crust yang bagus, saya siram dengan bumbu yang tadi saya buat lalu saya masukkan oven sebentar. Dimakan dengan nasi panas dan furikake, jadilah hidangan malam abal-abal gaya ke-Jepang-Jepangan.
Selesai makan saya baru sadar bahwa hari ini belum menulis esai. Saya hanya punya waktu kurang dari 30 menit sebelum harus pergi menjemput Nina. Karena sudah terlalu lelah untuk berpikir, saya menulis ala kadarnya saja. Ini esai abal-abal juga, karena terus terang saya tidak punya topik dan terlalu lelah untuk memikirkan sebuh topik yang serius. Jadi ya saya hanya menceritakan apa yang ada di kepala saja. Yang penitng sesudah perut terisi lalu sebentar lagi pergi menjemput Nina, dan nanti tiba saatnya untuk istirahat. Besok adalah hari Jumat hari terakhir bekerja untuk minggu ini. Saya sudah tidak sabar ingin beristirahat di akhir pekan. Mungkin akan saya isi dengan berolahraga dan bersih-bersih rumah sedikit. Ya beginilah hasilnya menulis gaya abal-abal. Salam!
Foto credit: theactivetimes.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11