AtomicEssay

AES 557 Yang Penting

joefeluspenulis arsip2

Salah satu film favorit saya adalah Forrest Gump. Sebuah film fiksional walau terinspirasi dari beberapa karakter nyata, seorang pahlawan veteran perang, seorang pemilik perusahaan udang, dan beberapa lainnya. Salah satu ungkapan yang terkenal dari film itu saya kutip berikut ini:

Life is like a box of chocolates, you never know what you're going to get.” –Forrest Gump.

Saya setuju sekali bahwa perjalanan hidup itu sangat sulit diduga. Begitu banyak pintu terbuka yang harus kita pilih lalu akan banyak memberikan kesempatan-kesempatan lain. Begitu terjadi berulang-ulang hingga kita berada di saat sekarang di mana seringkali jauh dari yang semula pernah kita bayangkan. Nah, agak lucu juga yang diucapkan oleh Forest Gump ini, sebab jaman sekarang jika kita membeli chocolate truffles, di kotaknya selalu ada informasi berbagai bentuk coklat dan kita dapat melihat apa saja yang akan kita dapatkan dari coklat yang kita pilih itu hahaha.. Eniwei, itu tidak masalah, analoginya bisa saja kurang tepat tapi maksudnya jelas dapat kita tangkap.

Nah, sekarang saya mau mengutip pendapat yang diungkapkan oleh bang @ahkam dari esai AES030 Satu Bulan. Di sana dinarasikan kalimat yang buat saya sangat menarik: "Semua hal yang penting bagi kita adalah penting bagi kita. Tak peduli apa kata dunia dengan segala ukurannya". Sesudah saya membaca ulang (Karena tulisan yang berjudul Satu Bulan itu ditayangkan 1.5 tahun yang lalu) saya medapat sebuah insight. Selama ini saya selalu ragu ketika menulis. Ragu karena seringkali saya merasa yang saya tulis jauh dari berbobot, saya takut mengunggah sampah yang akhirnya hanya mengganggu orang lain. Apa yang terus menerus membuat saya rajin menulis? Semata-mata karena saya menyukai prosesnya! Yang saya tulis itu rata-rata adalah yang saya alami secara pribadi, pemikiran dan refleksi yang saya jalani. Tentu saja kondisi dan situasi tidak selalu sama, banyak faktor yang mempengaruhi prosesnya jadi hasil yang saya tulis juga kualitasnya tidak selalu sama.

Kedua, terus terang, semakin sering menulis saya semakin mengenal diri lebih baik, saya menjadi lebih mengerti diri sendiri dan lingkungan sekitar karena tidak henti-hentinya saya melakukan refleksi, observasi dan juga mengolah pikiran dan pendapat. Ini merupakan latihan yang sangat baik disamping juga merekam semua pengalaman hidup dalam sebuah tulisan yang tidak akan pernah hilang. Jika tidak ditulis, semua itu sering terlupakan. Nah di sini saya sangat setuju dengan apa yang diungkapkan oleh Bang @ahkam yaitu semua hal yang penting bagi saya adalah penting bagi saya! Jadi, walaupun selama ini sering sungkan, saya bebal saja dan sekali lagi mengutip tulisan Bang @ahkam tadi, tak peduli apa kata dunia dan segala ukurannya! Hahaha..

Lalu saya perhatikan dari sekian banyak esai yang sudah saya tulis, ada beberapa hal yang penting bagi saya yaitu kesehatan, teman dan keluarga, tujuan (hidup,dan lainnya), pengalaman, waktu, tentang belajar dan seputar cinta! Nah, kalau diperhatikan sepertinya seluruh buah pikiran, narasi pengalaman dan ungkapan perasaan yang saya tulis tidak jauh dari hal-hal tersebut, dan bagi saya semuanya itu penting. Saya tidak keberatan membagikan itu semua karena disamping saya bisa "mendokumentasikan", hal-hal yang saya bagikan tidak akan membuat kepemilikan saya "berkurang". Hehehe***

Foto Credit: https://www.trendingus.com/

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31