AES 578 Blizzard "Quarantine"

Masa "karantina" karena cuaca akhirnya dimulai. Seharian saya menyiapkan diri dengan menumpuk bahan makanan agar selama 3 hari mendatang kami tidak perlu keluar rumah dan saya bisa menyiapkan makanan selama itu. Sejak pagi hingga menjelang pukul 3 cuaca masih sangat nyaman, matahari masih tampak cerah walau awan salju dari bagian barat sudah mulai terlihat dan angin terasa berhembus semakin lama semakin kencang. Untung ada matahari, sebab angin yang datang terasa dingin sekali.
Kendaraan saya parkir dengan manis, kaca depan dan belakang saya tutup dengan semacam pelindung agar nanti jauh lebih mudah membersihkan bagian itu. Suhu sudah mulai drop menjelang pukul 4 sore, sudah -9°C, 1 jam kemudian sudah minus belasan derajat. Pukul 6 sore salju sudah mulai turun dan suhu sudah mencapai -26°C. Menurut berita yang saya lihat di TV, kemungkinan bisa mencapai -50°F, atau setara dengan -45°C.
Saya berusaha membereskan ruang keluarga dan menyiapkan tempat untuk pohon Natal yang masih saya rendam dan saya beri makan di luar. Saya tidak mau mengerjakannya ketika suhu ekstrim, jadi sore ini sudah harus masuk rumah. Dan itu yang saya lakukan. Halaman belakang langsung saya bersihkan karena kemungkinan selama Natal dan tahun baru saya tidak akan ke belakang. Sebelum gelap, pohon sudah berdiri tegak di ruang keluarga. Kami akan mulai menghiasnya di masa "karantina" karena saya sudah pasti bosan diam di rumah tanpa mengerjakan apa-apa selama 3 hari. Saya juga tidak berani keluar rumah karena suhu ekstrim semacam itu menurut informasi terakhir hanya butuh 5 menit untuk seseorang dapat terkena frostbite!
Kano dilain pihak tidak bisa bekerja juga karena tadi pagi ketika saya bawa ke dokter dia positif flu type A. Dia baru bisa kembali bekerja minggu depan. Dokter sangat optimis bahwa sebelum Natal Kano sudah akan pulih. Dokter-dokter Amerika tidak gampang memberi obat. Flu tidak ada obatnya, antibiotik tidak berfungsi untuk virus. Bisa saja sih diberi anti viral, tapi dokter bilang untuk seorang yang sehat dan masih muda seperti Kano hanya butuh beberapa hari untuk pulih, yang penting banyak minum dan banyak istirahat serta makan cukup. Karena sakit, Kano dan saya tidak perlu keluar rumah ketika pagi-pagi masih gelap untuk berangkat kerja di suhu ampun-ampunan seperti ini. Entah ini disebut "untung" atau tidak, yang jelas saya prihatin melihat Kano begitu menderita selama sakit ini, tapi juga senang tidak perlu keluar rumah.
Sekarang suhu sudah mendekati -30°C. Salju masih turun tipis-tipis, di belakang saya lihat sudah mencapai sekitar 7 hingga 8cm. Kelihatannya tidak akan lebih tebal dari itu. Di luar sangat sunyi, saya yakin hampir semua orang berdiam diri di rumah. Saat yang baik untuk kumpul keluarga dan menikmati saat-saat menjelang Natal. Sebentar lagi saya akan menurunkan semua ornamen dari gudang agar besok bisa dengan santai menghias pohon, membuat coklat panas dan menikmati kue-kue, tentunya diselingi dengan nonton film Natal yang jumlahnya banyak sekali, atau bisa juga nonton ulang film Top Gun Maverick yang mulai tanggal 22, besok, bisa disksikan streaming di Paramount+ Liburan kali ini memang unik!***
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31