AES 593 An Unfortunate Fate

Hari sudah malam ketika saya mendapat sebuah berita yang sangat mengganggu. Serentak saya mengenang kembali banyak peristiwa beruntun yang membuat saya bersedih. Tragedi satu diikuti dengan yang lain hingga puncaknya berita yang baru saja saya peroleh dan memberikan sebuah tanda tanya besar.
Saya kembali mempertanyakan tujuan hidup. Bertahun-tahun yang lalu seorang sahabat saya mempertanyakan tujuan hidupnya ketika dia kehilangan putrinya. Saya pernah mengungkapkan pada sebuah esai tentang ini. Setelah kehilangan pasangan hidupnya, disusul dengan kehilangan buah cintanya itu sudah merupakan rangkaian peristiwa yang saya kira hanya terjadi dalam sebuah cerita. Hingga puncaknya berita hari ini!
Sejujurnya saya tidak mampu menuliskan peristiwa ini. Sangat surreal. Terlalu gory dan brutal. Bahkan membuat saya sangat ngeri, tercekam dan terganggu. Saya begitu sedih, marah, dan tidak mampu mencerna.
Untuk apa seseorang dilahirkan kemudian dikhianati, lalu kehilangan orang-orang yang dicintainya dan berakhir dengan sesuatu yang sangat mengenaskan. Benar seperti yang dia pertanyakan pada saya, untuk apa hidup?
Apakah memang ada seseorang yang ditakdirkan untuk mengadapi tragedi demi tragedi lalu diakhiri dengan sesuatu yang sangat mengenaskan yang diluar akal? Lalu untuk apa seseorang itu hidup? Saya tidak dapat melihat manfaatnya untuk seseorang itu. Saya sendiri malah tidak mengerti pelajaran apa yang bisa saya tarik dari sana.
Bayangkan saja misalnya sebuah botol diciptakan dari tembikar. Kemudian dihilangkan lehernya sehingga botol itu hanya tinggal sebagian, lalu dibuat retak-retak sehingga hampir tidak dapat dipergunakan kemudian dipecahkan hingga berkeping-keping. Lalu buat apa dari awal botol itu dibuat jika kemudian sedikit demi sedikit dihancurkan? Sebuah kesia-siaan. Tidak ada tujuannya. Tidak ada kebaikan.
Ya demikianlah yang saya saksikan dari sebuah kehidupan ini. There were no blessings, there were only curses! But why? Apa tujuannya?
Saya tidak mampu meneruskan.
At least it's over. I hope you are at peace now. I pray very very hard.
Foto credit: dreamstime.com
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
