AtomicEssay

AES 667 On The Way

joefeluspenulis arsip2

Di luar masih gelap ketika meninggalkan rumah sahabat saya. Tubuh terasa lelah karena semalam agak sulit tidur. Maverick dan Maxi menenami ketika saya semalam beristirahat. Maverick tidur di kaki saya, sementara Maxi sepertinya yang lebih menjauhi saya walau sebetulnya dia mengenal saya jauh lebih lama sebelum Maverick, belum nyaman mendekat. Dia malah berusaha masuk ke dalam tas olahraga saya yang lumayan penuh dengan pakaian olahraga, handuk serta perlengkapan lainnya. Karena tidak bisa masuk akhirnya dia tidur di atas tas itu padahal sudah sengaja saya taruh di atas credenza. Hahaha...

Saya begitu senang semalam bahwa Maxi mau keluar menemui saya walau dia masih menjaga jarak dan jauh-jauh. Ketika saya dekati dia lari menjauh. Namun ketika makan dia berani mendekat dan makan di dekat saya. Ini sebuah kemajuan. Kalau Maverick dari awal memang berani, bahkan sering dia lompat ke atas pangkuan saya. Mungkin dia tidak sadar bahwa kukunya tajam dan panjang-panjang, setiap dia melompat ke pangkuan, saya selalu teriak karena kuku-kukunya menancap ke paha saya sehingga ada bercak-bercak merah di kulit karena sedikit berdarah.

Tidur saya tidak terlalu nyaman dan sering terjaga. Begitu terjaga, saya berusaha mencari dimana 2 anak berandal ini. Maxi suka menghilang, Maverick kadang pindah tapi lebih sering berada di kaki saya. Saya tiba-tiba sadar, mengurus binatang kesayangan ternyata tidak jauh berbeda dengan mengurus anak sendiri. Itu yang selalu saya lakukan di malam hari ketika Kano masih kecil. Ketika terjaga saya mengintip apakah dia tidur nyenyak dan aman-aman saja. Baru tidur kembali ketika mengetahui bahwa anaknya tidur dengan nyenyak. Ternyata dengan kucing juga begitu. Aneh, tapi ya begitulah yang terjadi.

Saya mengemudi dalam gelap. Jalanan sangat lengang dan hanya diterangi lampu jalanan seadanya. Di ujung horison sebelah timur langit sebagian kecil sudah terlihat berwarna biru dengan garis berwarna jingga seperti busur yang sangat besar. Rumah sahabat saya memang hampir di pinggir kota tetangga. Butuh waktu 22 menit menuju universitas tempat saya bekerja karena jaraknya sejauh 11 miles atau sekitar 17.6km.

Di tepi kiri dan kanan memang terbentang pertanian yang luas walau saat ini belum ada tanaman sama sekali. Musim tanam belum mulai, baru menginjak musim semi, artinya sebentar lagi akan dipenuhi dengan pohon jagung, labu dan sebagainya. Saat ini hanya terlihat rerumputan yang kering berwarna coklat kekuningan dan sisa es atau salju di sana-sini. Daerah ini sangat luas sehingga saya bisa melihat cakrawala di ujung sebelah timur dimana mulai terlihat cahaya walau matahari belum muncul. Ini yang tidak pernah bisa saya lihat di pulau Jawa. Dulu ketika saya kecil saya sering duduk di tepi sawah dan memang pemandangan semacam ini, sekarang semua menghilang karena sudah terlalu padat, bahkan ketika saya pertama kalinya membangun rumah, sengaja saya mempunyai teras di lantai 2 agar sore hari bisa memandang gunung dan persawahan. Ketika itu masih kosong. Saya begitu terkejut ketika pulang dari perantauan, pemandangan di depan rumah saya menghilang dan berubah menjadi perkampungan, tidak terlihat kebun dan sawah serta gunung terhalang bangunan. Saya merasa sedih!

Saya memang meninggalkan rumah pagi-pagi karena Kano dan Nina juga harus bekerja. Jadi saya harus menyerahkan kendaraan agar dapat mereka pakai sementara dalam perjalanan pulang saya akan mampir ke kantor untuk menaruh tas olahraga agar sepulang kerja nanti saya bisa langsung ke Gym. Sementara itu saya akan mampir dahulu ke kedai kopi untuk membeli kopi yang akan bisa menemani saya bekerja sepanjang hari.

Foto credit; realtor.com

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31