AES 683 Cuma Ngobrol

"Hey! I just texted you!" kata Vita, wanita asal Cicilia, Italia, yang sedang duduk di belakang kemudi kendaraannya yang berwarna hitam. Dia sedang menunggu Lauren, manager Bakeshop untuk pergi makan siang.
Saat itu saya baru saja keluar dari Bakeshop untuk mengambil beberapa berkas yang harus saya kerjakan dan sekalian mengantarkan label untuk kue untuk retail. Saya tersenyum dan menghampiri mobil milik Vita.
"You did?" Tanya saya balik sambil merogoh telepon genggam dari saku belakang celna saya. Benar saja ada sebuah pesan dari dia yang memberi tahu untuk memesan 1 doos refried beans untuk catering.
"I'll take care of it." Kata saya lagi. "By the way, do I have to call Olivia to make a reservation for tomorrow?" Tanya saya
"No. No need. We will also have a barbeque for lunch." Kata Vita.
Besok memang ada acara baby shower untuk Lauren yang sudah hamil tua, beberapa minggu lagi sepertinya dia akan melahirkan. Saya sudah menyiapkan satu kantong pernak-pernik untuk bayi laki-laki dibantu oleh Nina kemarin. Seru juga mencari mainan dan buku untuk anak kecil. Bahkan ada beberapa buku "klasik" anak-anak yang sangat familiar karena dulu saya sering duduk sambil membaca bersama dengan Kano seperti Good Night Moon atau The very Hungry Catepilar. Ada banyak buku yang interaktif seperti ketika membaca tangan orang tua bisa dimasukkan kedalam semacam "boneka" sehingga bisa digerak-gerakkan seperti hidup. Ini memberikan banyak kenangan bagi saya ketika berkeliling di toko buku bagian anak-anak. Masa seperti itu sangat melekat dalam kenangan saya. Siapa sangka itu sudah bertahun-tahun yang lalu, sekarang si monyet kecil yang lucu dan ramah itu sudah mulai berdikari. Berlama-lama kami beruda di toko buku itu sambil tertawa-tawa mengenang masa-masa itu.
"Tuh.. kita pernah punya buku ini, khan?" Kata saya.
"Iya, yang itu juga." Kata Nina sambil menunjukkan buku yang bergambar beruang.
Mengenang masa-masa itu memang sangat menyenangkan. Apalagi walau di kota yang berbeda, tapi toko bukunya sama, dengan bau dan desain interior dan tata letak buku-bukunya yang juga serupa. Menyenangkan sekali. Lalu kegiatan seru itu kami akhiri dengan duduk di kedai kopi sambil menikmati sepotong chcocolate cheesecake dan kopi. Itu ritual kami sejak jaman dulu.
"Oh, we are having barbeque tomorrow? Well, I may have to skip lunch, I am fasting tomorrow. It's Good Wednesday, err I meant Good Friday. Why do I keep thinking about Wednesday?" Kata saya sambil tertawa. Vita juga ikut tertawa.
"Oh you're a catholic." kata Vita
Waduh! Keluh saya dalam hati. Maklum saya ngobrol dengan orang Italia yang memang lumayan kental dengan keagamaan. Saya yang sudah mulai melepaskan diri dengan atribut agama, mau tidak mau tersenyum. Saya yang memang dibesarkan secara katolik dan malah sudah mengenyam kehidupan di biara, tapi berusaha melepaskan diri dari atribut yang terus terang sepanjang hidup sering mengakibatkan banyak masalah. Ternyata tidak mudah! Hahaha.. Kita memang sudah terikat dengan tradisi dan cara hidup yang sudah mendarah daging. Boleh saja seperti saya berusaha menampik semua atribut semacam itu, tapi karena sudah menjadi bagian hidup, mau mengakui atau tidak semuanya terpancar dalam cara menjalani hidup. Buktinya tadi saya tanpa sadar nyeletuk tentang Good Friday! Otomatis rekan saya yang orang Italia itu, yang juga kental dengan Katolisitasnya, maklumlah orang Cicilia, ya akhirnya terjebak juga dengan percakapan yang akhirnya jadi panjang lebar hahaha..
Memang sulit melepaskan diri dari atribut agama karena dalam menjalani hidup, banyak pengalaman-pengalaman tertentu yang sulit dijelaskan dan dimengerti. Banyak kejadian alam yang bahkan penjelasan ilmiah pun masih sangat sulit dipahami oleh orang awam, sehingga mungkin jalan yang paling masuk akal dengan mengkaitkannya pada religi. Interpretasi manusia pada hal-hal tertentu terkait dengan atribut seperti itu. Proses atributif itu termotivasi oleh keinginan manusia untuk menangkap kejadian di alam semesta sebagai sesuatu yang berarti, meaningful.
Foto credit: inc.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31