AtomicEssay

AES 732 Terus Terang

joefeluspenulis arsip2

Hitungan saya menjadi kacau. Saya tidak ingat lagi sudah berapa keliling saya berlari karena sepanjang waktu pikiran terus berputar antara perasaan kecewa, marah dan merasa terhina. Entah sudah berapa lama saya berlari, aplikasi yang saya gunakan sudah memberi tahu dari tadi bahwa target berlari selama 30 menit sudah lewat. tapi tubuh saya belum mau berhenti dan pikiran saya masih terus bergumul dengan beberapa hal yang harus saya putuskan. 

Kejujuran itu merupakan nilai yang harus dijunjung tinggi, tapi dalam kenyataan hidup seringkali kejujuran justru menimbulkan masalah. Kalau melihat sungguh-sungguh yang terjadi di masyarakat, pengkhianatan justru yang berhasil secara gemilang. Banyak orang yang sukses karena tidak jujur. Tapi saya bukan orang yang begitu. Dari pangalaman-pengalaman terdahulu, saya lebih suka meletakkan kejujuran sebagai nilai yang harus ditegakkan apapun resikonya. Tentu saja saya tidak akan bertindak gegabah dan bodoh sehingga mempertahankan nilai hidup yang saya junjung tinggi justru menimbulkan masalah. Butuh kebijakan untuk dapat menjalani hidup sesuai dengan nilai-nilai yang saya pegang teguh.

Saya berpendapat bahwa kualitas seseorang diukur dari bagaimana dia mampu mempertahankan nilai-nilai yang mulia dalam hidup. Keyakinan itu membuat saya memutuskan untuk secara jujur dan terus terang mengatakan apa yang saya pikirkan dan rasakan. Saya berpendapat juga bahwa institusi yang sehat berbasis kejujuran bukan hanya sekedar omong kosong dan pemanis mulut yang diungkapkan hanya sekedar membuat orang lain senang. Nah itu yang saya putuskan ketika tadi berlari selama sekitar 45 menit non stop.

Tiba di rumah dengan tubuh sangat lelah, saya langsung memangku laptop dan mulai menulis email. Entah berapa lama karena saya harus baca berulang-ulang untuk meyakinkan diri bahwa yang saya tulis itu profesional, mengena, dan tujuan saya untuk menyatakan segala keprihatinan dapat terungkapkan. Apakah tindakan saya berisiko? Tentu saja, tapi saya tidak takut karena saya merasa yakin bahwa dalam tubuh organisasi yang sehat, selalu dibutuhkan orang-orang yang berterus terang dan bukan hanya penjilat yang membuat atasan senang. Saya bukan tipe seperti itu. Mungkin tindakan dan keputusan yang saya buat ini akan mengakibatkan saya sebagai orang yang dibenci. Tidak apa-apa. Yang saya lakukan ini justru karena saya tahu bahwa saya adalah orang yang menjunjung tinggi kejujuran dan nilai-nilai kehidupan yang mulia! Bagaimana jika risiko yang akan saya hadapi akan menyulitkan diri saya dikemudian hari? Well, saya percaya jika satu pintu tertutup, pasti akan ada pintu lain yang terbuka lebar-lebar. Saya sudah alami itu berkali-kali dan sejauh ini semuanya berakhir dengan baik. 

Foto credit: study.com

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31